Tak Terima BST Lagi, Warga Datangi Kantor Pos Daruba Morotai

  • Bagikan
Warga penerima BST saat melakukan antrian di Kantor Pos Daruba (Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Puluhan warga Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, mendatangi PT Kantor Pos Daruba mempertanyakan Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap 12-13 yang tidak menjadi penerima lagi.

Salah satu warga Iwan mengatakan, kedatangan dirinya ke Kantor Pos hanya mempertanyakan alasan tidak lagi menjadi penerima BST pada pencairan tahap 12 dan 13 ini. Padahal sebelumnya nama Iwan masuk sebagai salah satu penerima BST.

“Kami datang Kantor Pos untuk tanyakan kenapa nama kami tidak lagi ada, ini masalahnya dimana, padahal sebelumnya kami dapat terus, tiba-tiba sudah tidak ada lagi bahkan banyak sekali sudah tida lagi dapat, ini ada apa?,” ungkap Iwan kepada sejumlah wartawan saat ditemui di Kantor Pos Daruba, Senin (19/4/2021).

Iwan bersama sejumlah warga mengaku bukan bergantung ke BST, tetapi dengan kondisi saat ini maka BST senilai Rp 600 ribu itu sangat berarti. Bahkan hampir semua masyarakat berharap dengan bantuan tersebut.

“Lebih baik dari awal-awal kami tidak dapat, ini sudah berharap tiba-tiba nama sudah tidak ada lagi, bahkan kamipun tidak tahu masalahnya dimana,” ujarnya dengan nada kesal.

Sebelumnya BST untuk Kecamatan Morotai Selatan tercatat sebanyak 10.459 penerima, namun pada pembagian tahap 12-13 data barkot yang diterimah oleh PT Kantor Pos tersisa 2.360 penerima.

Kepala Kantor Pos Daruba Pulau Morotai, Takbir Tomagola mengaku tidak mengetahui pasti masalah dan penyebab sejumlah warga tidak menjadi penerima BST lagi di tahap 12-13. Sebab, PT Kantor Pos hanya sebatas sebagai juru bayar.

“Jadi masalah kuota kurang atau rekapan itu dari Kantor Pos kami tidak punya hak untuk menjelaskan itu, karena kami ini hanya sebatas juru bayar. Jadi data yang dikirim dari Kemensos masuk ke Kantor Pos itu barkot yang dicetak terus disalurkan itu, yang dikirim kuota itu yang kami bayar, barkot itu dicetak oleh Kantor Pos Ternate barulah dikirim ke sini baru kita salurkan, jadi kalau dia tambah atau kurang itu saya tidak bisa jelaskan itu,” kata Takbir.

“Untuk Morotai Selatan itu dari kuota 10.459 orang sekarang tinggal sisa 2.360 orang Jadi setiap pembayaran itu ada kurang ada tambah. Jadi dia berubah terus tapi dari samua kekurangan itu paling kurang itu pembayaran tahap 12-13 ini,” tambahnya.

Diluar dari Kecamatan Morotai Selatan, penyaluran BST akan dilakukan usai lebaran idul fitri.

“Jadi pembayaran itu ada komunitas dan non komunitas, yang non komunitas itu di Morotai Selatan sementara komunitas itu di lima kecamatan,” jelasnya.

Terdapat pula tiga desa di Kecamatan Morotai Selatan yakni Desa Daruba, Desa Gotalamo dan Desa Yayasan sudah menerima BST di bulan Maret karena masa bayarnya bersamaan dengan di luar Morotai Selatan.

“Jadi masa bayar komunitas dia ikut desa diluar Kecamatan Morotai Selatan punya di bulan Maret, di luar dari tiga desa itu yang sekarang ini mereka ini terima Maret dan bukan April, nanti abis lebaran masa bayarnya komunitas Daruba, Yayasan, Gotalamo mereka punya masuk 1 bulan April, karena kemarin sudah terima Maret,” pungkasnya.

Terkait berkurangnya penerima BST, Kepala Dinas Sosial Pulau Morotai, Hawa Umar ketika dikonfirmasi tidak memberikan tanggapan hingga berita ini ditayangkan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut