DPT PT NHM Diduga Bertambah, KPU Halut Didemo

  • Bagikan
Massa aksi saat melakukan unjuk rasa di depan kantor KPU Halmahera Utara (Ronald/KabarMalut)

TOBELO – Jelang pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) pemilihan kepala daerah Kabupaten Halmahera Utara (Halut), kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Halut didemo Aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi. Aksi massa ini karena diduga Daftar Pemilih Tetap (DPT) di PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) bertambah dari sebelumnya.

Sejumlah masa aksi mendesak KPU agar tidak mengakomodir nama-nama karyawan yang bukan karyawan PT NHM. Bukan hanya itu, sejumlah massa aksi juga mendesak KPU untuk tetap konsisten pada amar putusan Mahkamah Konstitusi RI dan KPU juga diminta agar melakukan proses validasi data secara transparan.

“Menurut kami KPU tidak lagi transparan DPT yang ada di PT NHM. Oleh sebab itu kami meminta kepada KPU untuk transparansi soal DPT yang ada di PT NHM,” ucap Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi, Tiser Tebiy saat berorasi di depan kantor KPU Halut, Selasa (20/4/2021).

Sementara Andi Koli salah satu massa aksi dalam orasinya menegaskan, bahwa pihaknya tetap mengawal DPT yang ada di PTNHM sesuai dengan putusan Mahkamah Konstitusi yang sudah bersifat final dan mengikat.

“DPT di PT NHM diduga ada permainan oleh KPU. Kami tetap mengawal DPT PT NHM sesuai dengan putusan MK,” tutur Andi.

Andi menegaskan pihak KPU tidak bermain curang terkait dengan DPT yang ada di PT NHM dan biarlah proses PSU di Halut berjalan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami berharap tidak ada kecurangan dari pihak KPU dan biarlah proses PSU ini berjalan dengan baik. Jika tuntutan kami tidak diindahkan maka kami tidak akan menjamin stabilitas keamanan dan ketertiban di Halut,” tegasnya.

Terpisah Ketua KPU Halut, Muhammad Rizal saat dikonfirmasi mengatakan soal aksi hari ini adalah hal yang wajar agar supaya KPU bekerja lebih maksimal.

“Soal aksi itu hal yang wajar, agar kami bekerja lebih maksimal dan lebih baik,” singkat Rizal. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut