Kantor Bupati Morotai Tak Miliki Musala, Pegawai Mengeluh

  • Bagikan
Kantor Bupati Pulau Morotai (Fizri/KabarMalut)

DARUBA – Kantor Bupati Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, tidak memiliki musala, hal ini membuat sejumlah pegawai mengeluh karena hendak beribadah harus menempuh jarak yang jauh dari kantor tersebut.

Kantor yang memiliki 600 pegawai mayoritas muslim ini, mengaku tidak masalah ada tidaknya musala, tapi setidaknya jika di bulan suci ramadhan ini ada ruangan yang disiapkan untuk dijadikan tempat beribadah.

“Sebab dari 600 orang pegawai di kantor bupati ini hampir rata-rata mayoritas muslim, namun musala satupun tidak ada, umat islam diwajibkan beribadah shalat lima waktu dalam satu hari,” ungkap sejumlah ASN yang hendak shalat dzuhur, Selasa (20/4/2021).

Menurut mereka, kantor pemerintahan itu harus memilik tempat ibadah, karena ini bulan ramadhan musala menjadi kebutuhan pegawai. Namun sayangnya, meski gedung yang besar dan megah, tapi tak miliki rumah ibadah.

“Padahal setingkat sekolah saja punya musala kok kita di pemerintahan tidak punya itu. Jadi pelaksana pemerintah mengeluh terhadap pemerintah karena musala satu saja tidak ada,” kata para ASN.

Kabag Kesra Setda Pulau Morotai, Sahril Totona dikonfirmasi keluhan para pegawai mengatakan untuk gedung musala parmanen memang tidak ada di kantor bupati, tapi pada bulan ramdhan salah satu ruangan dijadikan musala sementara.

“Untuk yang parmanen memang belum ada, tapi untuk bulan ramdhan ini ada ruangan yang sudah disiapkan untuk musala lantai II samping Kabag Umum,” singkatnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut