Polda Malut Terus Dalami Pencairan APBD-P Tikep Rp 45,3 M

  • Bagikan
Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara, Kombes Pol Alfis Suhaili (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) terus mendalami kasus dugaan tindak pidana korupsi pada pencairan anggaran APBD-P Kota Tidore Kepulauan tahun 2020 sebesar Rp 45,3 miliar .

Direktur Reskrimsus Polda Malut, Kombes Pol Alfis Suhaili mengatakan saat ini pinyidik masih melakukan proses klarifikasi kepada pihak-pihak terkait

“Kami terus dalami dan melakukan klarifikasi kepada pihak terkait dalam kasus dugaan pencairan anggaran sebesar Rp 45,3 miliar,” kata Alfis ketika dikonfirmasi KabarMalut, Selasa (27/4/2021).

Disentil apakah walikota Tikep Capt Ali Ibrahim bakal di panggil untuk di mintai keterangan, namun Alfis mengaku untuk saat ini belum, penyidik akan minta keterangan ke semua pihak yang terkait.

“Penyidik akan minta keterangan ke semua pihak terkait kasus dugaan pencairan anggaran sebesar Rp 45,3 miliar,” tandasnya.

Sekedar diketahui, kasus dugaan korupsi pencairan anggaran APBD-P tahun 2020 di Tikep senilai Rp 45,3 miliar lebih dilaporkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gamalama Corruption Watch (GCW) Malut pada 19 Februari 2021 lalu dengan dilampirkan sejumlah bukti berupa rekening koran pencairan dan hasil penolakan empat Fraksi di DPRD atas RAPBD-P Tidore Kepulauan tahun 2020. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut