Nama Kelurahan Tercoreng, Pemuda Bobo dan LMND Desak BK Proses Oknum DPRD Penyeludup Miras

  • Bagikan
Aksi LMND dan Pemuda Bobo di gedung DPRD Kota Tidode Kepulauan (Istimewa)

TIDORE -Forum Pemuda Bobo dan Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Tidore Kepulauan, mendesak Badan Kehormatan DPRD Tidore Kepulauan, agar memproses hukum terhadap salah satu anggota DPRD bernama Abdul Jalal  Marajabessy, yang terlibat dalam penyeludupan minuman keras (Miras) dan divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri (PN) Soasio.

“Kami meminta kepada BK DPRD Kota Tidore agar segera memproses Abdul Jalal Marajabessy selaku anggota DPRD aktif yang telah melanggar kode etik berdasarkan putusan pengadilan yang memutuskan yang bersangkutan dengan hukum 2 bulan tahanan masa percobaan serta wajib lapor,” kata Julfikar Hasan dalam orasinya, Senin (3/5/2021).

Selain itu, Forum Pemuda Bobo juga meminta anggota DPRD Tidore Kepulauan untuk kembali mengevaluasi Peraturan Daerah (Perda) nomor 1 tahun 2018 tentang pengendalian, pengawasan dan pembinaan terhadap peredaran  dan penjualan Miras. Dimana, Forum Pemuda Bobo merasa dirugikan lantaran empat (4) rekan Abdul Jalal Marajabessy yang ditahan Polisi merupakan warga Kelurahan Bobo.

“Sebagai warga Kelurahan Bobo kami sangat dirugikan, dimana secara identitas nama baik kami tercoreng, apalagi di bulan suci ramadhan umat islam melaksanakan ibadah puasa serta upaya penegakan Tidore sebagai Kota Santri,” kata Alifan Kene Koordinator Forum Pemuda Bobo.

Dalam aksi itu massa juga meminta untuk melakukan hearing bersama Ketua dan anggota DPRD, namun tak kunjung ditemui oleh Ketua dan anggota DPRD,  lantaran Ketua dan anggota DPRD tidak berada di kantor.

“Untuk kami juga meminta kepada BK DPRD Kota Tidore untuk mempublikasi proses penindakan pelanggaran kode etik terhadap Abdul Jalal Marajabessy ke publik lewat media sebagai pembelajaran penegakan Perda terhadap masyarakat Tidore,” tutupnya.

Perlu diketahui, Pengadilan Negeri Soasio menjatuhkan vonis tehadap Abdul Jalal  Marajabessy  hukum dua bulan percobaan tahanan wajib lapor. Sementara empat (4) rekannya yang merupakan warga Kelurahan Bobo divonis hukuman 10 hari penjara dan ditahan oleh Polres Tidore Kepulauan, akibat menyeludupkan Miras pada 28 April 2021 lalu. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut