Soal Kasus ADD dan DD Taliabu, Dir Reskrimsus: Masih Tunggu Perhitungan BPKP

  • Bagikan
Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara, Kombes Pol Alfis Suhaili (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Proses kasus dugaan korupsi anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) Kabupaten Pulau Taliabu tahun 2017 dengan tersangka inisial AG, hingga kini masih dalam penyidikan. Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara (Malut) telah memeriksa sejumlah saksi sambil menanti hasil perhitingan kerugian negara dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

“Yang kami periksa sebanyak 71 Kepala Desa (Kades) Kabupaten Pulau Taliabu. Sekarang kami masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara oleh BPKP,” ungkap Direktur Reskrimsus Polda Malut, Kombes Pol Alfis Suhaili saat dikonfirmasi KabarMalut, Senin (3/4/2021).

Dalam proses penyidikan, kata Alfis, tersangka penyidik sudah pernah di tahan oleh penyidik. Namun dilakukan penangguhan penahanan sambil menunggu hasil audit diterbitkan BPKP.

“Tersangka inisal AG masih dilakukan penangguhan penahanan,” tandasnya.

Sekedar diketahui, pencairan ADD dan DD Kabupaten Pulau Taliabu tahap satu tahun 2017 dilakukan dengan cara ditransfer ke perusahaan atas nama CV Syafaat Perdana yang merupakan badan usaha milik tersangka AG. Selanjutnya, dari total anggaran yang masuk untuk 71 desa pada 8 kecamatan, dilakukan pemotongan sebesar Rp 60 juta per desa. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut