Kapal Wisata Tak Operasi, Pengunjung Kesulitan ke Wisata Pulau Dodola

  • Bagikan
Pengunjung padati Pulau Dodola dengan menggunakan perahu bodi milik pribadi maupun carteran speed boat (Istimewa)

DARUBA – Tempat wisata pulau dodola di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, kini sulit dijangkau oleh para wisatawan lokal pasalnya, tidak ada akses transportasi untuk mencapai pulau yang dijuluki surga di bibir pasafik ini.

Wisatawan mengaku kesulitan akses transportasi, terutama bagi wisatawan yang melakukan perjalanan sendiri tanpa melibatkan agen perjalanan wisata. Keluhan itu mencuat ketika ratusan wisatawan lokal yang hendak berlibur ke Pulau Dodola, tapi terkendala transportasi laut.

Abukasim Bungan Warga asal Desa Daeo Majiko mengatakan ratusan warga yang ingin ke Pulau Dodola ingin berlibur tapi susah transportasi. Padahal belum lama ini ada kapal yang dari pemerintah pusat diperuntukan untuk mengangkut wisatawan yang hendak ke tempat wisata, tapi nyata kapal tersebut tidak beroperasi.

Destinasi wisata yang ada di Pulau Morotai tidak kalah menarik untuk dikunjungi. Hanya saja keterbatasan akses menjadi kendala dan menjadikan wisatawan terkesan enggan untuk berkunjung. Padahal potensi yang dimilikinya cukup baik dan sangat menjanjikan.

Hal ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Sebab transportasi merupakan hal utama yang digunakan wisatawan agar dapat menjangkau destinasi tersebut.

“Kalaupun kapal itu tidak dioperasikan dengan alasan kurang pengunjung, okelah, tapi ini saat puncak liburan, saat seperti ini tidak mungkin rugi, padahal jelas-jelas kapal sudah ada, tinggal dioperasikan. jika instansi terkait alasan karena tidak ada Bahan Bakar Minyak (BBM) kan wisatawan naik juga bukan gratis, bahkan kita masuk di tempat wisatapun bayar, itu artinya jangan beralasan minyak dan lain sebagainya,” ungkap Kasim kepada KabarMalut yang hendak ke Pulau Dodola, Minggu (16/5/2021).

Menurutnya jika kapal utu dioperasikan malah menguntungkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor pariwisata juga karena dengan padatnya pengunjung di saat libur seperti ini kalaupun alasan tidak ada dana untuk belanja bahan bakar minyak seharunya instansi terkait kreatif dalam mengelola hal seperti itu jangan lagi alasa tidak ada dana dan lain-lain ini alasanya yang sangat tidak masuk akal.

“Kapal itu Pemda sudah sediakan, kenapa intansi terkait dalam hal ini perhubungan dengan pariwisata tidak mengoperasikan. Hal-hal seperti ini baru salah kan pemimpin, padahal pemimpin sudah datangkan barang tinggal bagaimana instansi terkait yang mengoperasikan itu,” tegasnya.

Keluhan itu juga disampaikan oleh salah satu pengunjung berasal dari Halmahera Utara Irdiyanti, mengaku dia sekeluarga berkunjung ke Pulau Morotai selain silaturahim dengan keluarga, mereka juga ingin berlibur ke tempat wisata Pulau Dodola, tapi terkendala transportasi.

“Saya suami dan ketiga anak kami berangkat dari Tobelo turun sholat Idul Fitri selain silaturahim dengan keluarga di Morotai, kami penasaran dengan Pulau Dodola. Pas pergi ke pelabuhan, ternyata speed itu hanya carter dan biaya carterny Rp 1 000.000, biayanya mahal sekali. Padahal kami berharap ada speed yang dari Pemda seperti diberitakan itu, ternyata tidak ada,” ujar Irdiyanti dengan nada kesal.

Terpisah, Kepala Dinas Parawisata Pulau Morotai, Ida Arsyad saat dikonformasi mengaku sudah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan selaku dinas yang mengoperasikan kapal wisata tersebut.

“Iya saya sudah koordinasi dengan Kadishub terkait kapal Dodola Expres, karena kapalnya dibawa kendali Dishub. Saya maunya begitu, kapal dioperasikan mungkin ada kendala di Dishub,” ungkapnya.

Terkait tidak beroperasinya kapal untuk wisatawan, Kepala Dinas Perhubungan Pulau Mototai, Ahdad Hi Hasan mengaku kapal tersebut mengalami kerusakan mesin dan sedang perbaikan sehingga belum bisa dioperasikan.

“Dodola Ekspres baling baling 1 buah lagi perbaikan jadi belum bisa operasi, sementara kapal yang KMP kolorai di operasikan oleh ASDP sementara menunggu administrasi pengoperasian dari Kementerian Perhubungan ke ASDP,” singkatnya.(*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut