Bangunan Baru RSUD Sanana Diduga Bermasalah

  • Bagikan
Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Sula, Lasidi Leko (Fahrul/KabarMalut)

SANANA – Salah satu bangunan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sanana, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, yang dibangun tahun 2020 diduga bermasalah. Hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), beberapa ruangan dari bangunan yang baru selesai dikerjakan yang tidak dapat digunakan itu menjadi temuan merugikan keuangan negara.

“Ada dua bangunan yang dikerjakan tahun kemarin, satu bangunan baru dan satu rehab dan keduanya semua terdapat temuan BPK, bahkan ada ruangan yang tidak bisa difungsikan. Kami menduga bangunan itu bermasalah,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Kepulauan Sula, Lasidi Leko kepada KabarMalut, Jumat (11/6/2021).

Menurut Lasidi, pihaknya tidak mengetahui pasti siapa kontraktor dan besaran anggaran yang dihabiskan dalam pekerjaan dua bangunan tersebut. Namun, sumber anggaran yang dipakai untuk pekerjaan bangunan tersebut, bersumber dari  Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2020.

“Kontraktor dan besaran anggarannya saya belum tahu pasti, karena papan nama proyek itu sudah tidak ada. Pihak RSUD juga tidak tahu, tapi dari kondisi fisik bangunan yang ada kami menduga nilanya capai ratusan juta, bahkan miliaran,” jelasnya.

Untuk memastikan pekerjaan bangunan tersebut, dalam waktu dekat DPRD melalui Komisi III akan memanggil beberapa pihak terkait diantaranya, RSUD dan Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP).

“Kita akan panggil RSUD dan PUPRPKP, untuk memastikan berapa besaran anggaran dan siapa kontraktor bangunan tersebut. Bahkan Komisi III akan rekomendasikan pada Pemerintah Daerah agar dicoret dan dimasukkan dalam daftar hitam,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut