Polres Halmahera Timur  Ringkus Pelaku Bawa Kabur dan Setubuhi Anak Dibawah Umur

  • Bagikan
Tim Opsnal Satreskrim Polres Halmahera Timur saat meringkus Jery (kaos biru muda), pelaku membawa lari dan menyetubuhi anak dibawah umur (Istimewa)

MABA – Tim Opsnal Satreskrim Polres Halmahera Timur, Maluku Utara, berhasil meringkus MS alias Jery (42) pelaku membawa lari dan menyetubuhi anak dibawah umur yang masih berusia 14 tahun. Jeri diringkus polisi di SP 6 Desa Beringin Jaya, Kecamatan Wasile Timur, Rabu (30/6/2021) dini hari setelah 12 hari membawa korban.

Kasat Reskrim Polres Halmahera Timur, IPTU Abu Zubair Latupono yang memimpin langsung penangkapan mengatakan bahwa sekitar pukul 22:50 WIT, pihaknya mendapat informasi yang diedarkan dari keluarga korban maupun pihak lembaga pendampingan anak Provinsi Maluku Utara pada berbagai media sosial terkait berita adanya korban M menelpon keluarganya dalam keadaan isak tangis dan komunikasi terputus sesaat, yang mana diperkirakan korban berada di Subaim-Halmahera Timur.

Setelah mendapat infomasi itu, pak Kapolres Halmahera Timur AKBP Edi Sugiharto memerintahkan saya bersama anggota Opsnal menuju Desa Subaim, kemudian berkolaborasi dengan anggota Polsek Wasile melakukan investigasi melacak keberadaan tersangka. Setalah melakukan pencarian, tepatnya pukul 00:10 WIT di rumah warga YH (saksi) Desa Tutuling Jaya Kecamatan Wasile Timur tersangka MS alias Jery berhasil dibekuk,” kata Abu dalam keterangan yang diterima KabarMalut, Rabu (30/6/2021).

Latupono mengatakan, hasil interogasi pelaku Jery mengaku telah menyetubuhi korban sebanyak 4 kali. Selain itu, tersangka Jeri dan korban berkenalan melalui facebook (FB) selama kurang lebih 1 bulan berkomunikasi.

Lanjut Latupono menjelaskan, pada hari Sabtu 19 Juni 2021 pukul 12:30 WIT, keduanya sepakat untuk bertemu di Desa Daru-Tobelo kemudian berdua naik panboat menuju Desa Foli Kecamatan Wasile Tengah. Selanjutnya menuju ke SP 6 Desa Beringin Jaya dan tinggal di rumah warga YH yang nota bene adalah kerabat dari tersangka Jery selama 12 hari.

Karena ulahnya itu, Jeri digelandang ke Mapolres Halmahera Timur untuk menjalani proses hukum dan terancam dijerat Pasal 332 KUHP tentang membawa lari anak dibawah umur tanpa persetujuan orang tuanya dan Pasal 81 ayat 1 UU nomor 35 tahun 2014 atau UU nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut