PDI-P Jagokan Kader Terbaik Jadi Calon Gubernur Maluku Utara di Tahun 2024

  • Bagikan
Ketua DPD PDI-P Maluku Utara, Muhammad Sinen (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Pemilihan umum (Pemilu) serentak dihelat tahun 2024, ada empat atau lima  pemilihan sekaligus, yakni pemilihan Presiden, Pemilu Legislatif  (DPR, DPD, DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota) dan Pilkada Gubernur serta bupati/walikota se-Indonesia.

Meski tiga tahun lagi ke depan, namun sejunlah partai peserta pemilu sudah mulai mengambil ancang-ancang, mengatur strategi dan menyusun program untuk menghadapi tahun politik tersebut. Tujuannya hanya satu yakni Menang.

DPD Partai Demokrasi Indonesi Perjuangan (PDI-P) Maluku Utara misalnya, saat ini sudah melempar bola politik ke publik. Sebagai salah satu partai besar dan partai penguasa, PDI-P tentu punya kans besar untuk meraih kemenangan pada helatan politik akbar 2024 nanti.

Meski demikian, tanpa strategi jitu dan pilihan calon peserta yang pas untuk  bertarung pada pemilu nanti, bukan tidak mungkin akan kalah.Untuk itu DPD PDI-P Maluku Utara saat ini melalui Rapat Kerja Daerah (Rakerda), mulai menggodok kader partainya untuk nantinya dicalonkan pada pilkada Gubernur Maluku Utara nanti.

Ketua DPD PDI-P Maluku Utara, Muhammad Sinen mengakatan Rakerda yang dilaksanakan tidak menentukan siapa yang akan diusung nanti, namun ia memastikan Partai Moncong Putih di Maluku Utara akan meminta DPP merekomendasikan Calon Gubernur Maluku Utara tahun 2024 dari kaders partai.

“DPC dan DPD meminta kepada Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP untuk pemilihan Gubernur tahun 2024 harus kader partai sendiri. Kader partai harus berada pada posisi satu, tidak bisa pada posisi dua,” ungkap Muhammad Sinen saat ditemui usai Rakerda di Hotel Sahid Bella Ternate, Kamis (1/7/2021).

Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan dua periode itu menegaskan, DPD PDI-P Maluku Utara tetap  akan mengusulkan kader terbaik partai untuk bertarung sebagai calon kepala daerah dalam kancah Pilgub tahun 2024 mendatang.

“Saya juga akan turun langsung kepada masyarakat agar tau kondisi masyarakat seperti apa. Ini instruksi langsung DPP bahwa semua jajaran pengurus dan kader partai terutama pimpinan di masing-masing jenjang harus turun berbaur dengan masyarakat, sebab PDI-P ini punya rakyat dan selamanya tetap bersama rakyat,” pungkas pria yang  biasa disapa Ayah Erik itu. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut