Berkarya Usulkan DPRD Kepulauan Sula Bentuk Pansus Telusuri Anggaran Covid-19

  • Bagikan
Anggota DPRD Kepulauan Sula, Ramli Sade (Fahrul/KabarMalut)

SANANA – Pengelolaan anggaran penanganan wabah Covid-19 tahun 2020 di Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, diduga bermasalah. Anggota DPRD dari Partai Berkarya, Ramli Sade pun mengusulkan agara DPRD membentuk Panitia Khusus (Pansus) guna menelusurinya.

“Saya mengusulkan, pimpinan DPRD segera menggelar pertemuan untuk kita membentuk Pansus anggaran Covid-19, karena kami menduga ada masalah dalam penggunaan anggaran puluhan miliar tersebut,” ungkap Ramli Sidang Paripurna Penyampaian Tanggapan Akhir Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati tahun 2020 yang digelar DPRD Kepulauan Sula, Jumat (2/7/2021).

Menurut Ramli, penggunaan anggaran Covid-19 tahun 2020 kemarin, kini menjadi wacana di tingkat masyarakat. Bahkan, belum lama ini pihaknya mendapat keluhan dari beberapa tenaga medis yang bertugas di Tim Covid, terkait upah mereka yang hingga kini belum di bayar.

Selain itu, ada ratusan Alat Pelindung Diri (APD) yang dibiarkan begitu saja dalam gudang rumah dinas bupati.

“Saya menduga ada yang tidak beres dengan pengelolaan anggaran Covid-19, ini harus ditelusuri, harus bentuk Pansus,” tegasnya.

Sekedar diketahui, Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Sula mengalokasikan anggaran sebesar Rp 46 miliar pada APBD tahun 2020 untuk penanganan Covid-19. (*).

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut