Tunjang Penyelenggaran STQ Tingkat Nasional, Dinas PUPR Maluku Utara Siapkan Sumur Bor dan Cadangan Listrik

  • Bagikan
Kepala Dinas PUPR Maluku Utara,Djafar Ismail saat mengecek pekerjaan sumur bor (Istimewa)

SOFIFI – Demi kelancaran penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) tingkat nasional tahun 2021 pada Oktober nanti, Pemerintah Provinsi Maluku Utara melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) telah menyiapkan sumber mata air berupa sumur bor dan cadangan tenaga listrik berupa mesin genset.

Kasi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Dinas PUPR Maluku Utara, Ramdani Ali mengaku penyiapan sumber mata air telah dilakukan pengeboran air dan pengadaan mesin gesin genser di areal Masjid Raya Sofifi. Kegiatan ini merupakan proyek multiyears penunjang STQ Nasional XXVI yang kini dalam proses pekerjaan.

“Kedua kegiatan di satu mata anggaran yaitu Pembangunan sumur bor dan pengadaan mesin genset, kedua proyek tersebut menelan anggaran sebesar 10.807.956.000. Untuk pembangunan jaringan pipa air berupa mesin sumur bor saat ini dibangun dengan kedalaman 68 meter menggunakan mesin sumur bor atau summer sibel” kata Ramdani pada wartawan, Minggu (25/7/2021).

Sistem kerjanya dimasukkan ke dalam sumur bor melalui casing pipa kurang lebih kedalaman 48 meter dan 20 meter dari dasar sumur, dengan sistem gantung jika terdapat endapan di dalam sumur tersebut. Namun sebelumnya penentuan pengeboran atau pencarian titik air menggunakan metode geolistrik, metode mencari sumber air kemudian dari hasil analisa geolistrik menentukan titik di mana sumber mata air itu berada.

“Jadi pada saat geolistrik digunakan kita dapat dikedalaman 50-80 meter didapat ketebalan air kurang lebih 20-30 meter. Dimana mata air tersebut seperti sungai di bawah tanah karena memang debit airnya cukup besar,” jelasnya.

Meskipun begitu, lanjut Ramdani, antisipasi sarana air sendiri selain sumur buatan, SPAM Dinas PUPR juga pastikan sumber mata air dari Ampera tetap tersedia.

Pekerjaan gudang mesin genset (Istimewa)

Sedangkan untuk pemasangan mesin genset tujuannya agar bisa mengantisipasi gangguan tenaga listrik dari PLN. Sementara lokasi bangunan rumah pompa air dan mesin genset tepatnya di sebelah timur Masjid Raya Sofifi.

“Untuk support aliran listrik saat STQ nanti, kami menggunakan dua sumber yaitu suplai dari PLN dan mesin genset. Aliran listrik dari mesin genset yang akan disuplai diantaranya ke masjid raya, area astaka, kemudian ke landscape dan UMKM,” sebutnya.

Daya yang dimiliki genset tersebut sebesar 6.650 KWH diluar dari daya PLN dan cakupan masjid raya sebesar 350 KWH, sisanya akan disuplai ke astaka, dan lain lain untuk penerangan dan penambahan daya listrik. Penyediaan ini sebagai cadangan bila suplai aliran listrik dari PLN mengalami gangguan atau trebel.

“Besaran daya ini sudah mampu mengantisipasi cadangan listrik saat pelaksanaan STQ nanti. Sementara presentase bobot anggaran yang begitu besar, untuk pengadaan mesin genset dan pengadaan pipa air saat ini masih diangka 40 persen pekerjaan dan target Agustus mendatang sudah rampung,” terangnya.

Sesuai progres ,saat ini pengeboran air dan pemasangan mesin summer sigel telah selesai. Untuk pengadaan mesin genset, masih menunggu dari rekanan dimana yang sedang proses pemesanan dari Surabaya. (Adv/*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut