Jemput Paket Narkoba, Sepasang Kekasih di Taliabu Dibekuk Polisi

  • Bagikan
Pelaku penjemput Narkoba jenis Sabu yang diamankan Sat Resnarkoba Polres Kepulauan Sula (Istimewa)

SANANA – Satuan Reserse Narkoba (Satresnakoba) Polres Kepulauan Sula, mengamankan sepasang kekasih di Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, ketika menjemput paket kirim Narkoba jenis Sabu di Kapal KM Ratu Maria yang berlabuh di pelabuhan penyebrangan Desa Talo Kecamatan Taliabu Barat, Selasa (27/7/2021).

Pasangan kekasih berinisial CA alias Cristin (28) warga Desa Wayo, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu dan HT alias Latani (32) warga Desa Matahora, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, diamankan Sat Renarkoba Polres Kepulauan Sula, dibawa pimpinan Kanit Lidik Sat Resnarkoba Bripka Aswanto Sanaky.

Kasat Resnarkoba Polres Kepulauan Sula, IPTU I Komang Suriawan mengungkapkan penangkapan dua warga yang merupakan sepasang kekasi itu berdasarkan informasi masyarakat. Dari informasi itu, petugas kemudian melakukan monitoring di areal pelabuhan penyebrangan Talo, saat keduanya hendak menjemput paket barang haram tersebut di Kapal KM Ratu Maria yang masuk dari Kabupaten Luwuk, Sulawesi Tengah, langsung dibekuk.

“Awalnya anggota Sat Resnarkoba sudah dapat informasi dari masyarakat, dari informasi tersebut anggota Opsnal Sat Resnarkoba yang dipimpin oleh Kanit Lidik Sat Resnarkoba Bripka Aswanto Sanaky langsung melakukan monitoring di areal penyebrangan Pelabuhan Desa Talo, Kecamatan Taliabu Barat, Pulau Taliabu dan pada Selasa pagi, saat keduanya hendak jemput paket, langsung dibekuk,” ungkap Komang.

Saat diamankan, ditemukan paket sabu seberat 1,2 gram. Petugas juga mengamankan sejumlah barang berupa, satu buah handphone merk OPPO tipe A54.

“Kedua warga dan barang bukti berupa Narkoba jenis Sabu dan satu buah HP sementara diamankan di Polsek Taliabu Barat, untuk selanjutnya menjalani pemeriksaan,” jelasnya.

Salah satu pelaku yang diamankan Polisi diketahui merupakan residivis pada kasus yang sama yakni CA alias Christin.

“Christin itu baru saja bebas, ini sudah tertangkap lagi,” ujarnya.

Terkait status Christin, Komang menyebutkan pelaku bisa dikenai hukuman lebih berat dari kekasihnya lantaran baru saja bebas dan kembali berurusan dengan Polisi atas persoalan Narkoba.

“Dia (Christin) bisa dihukum lebih berat karena status residivis. Kalau pacarnya kan baru tertangkap,” tukasnya.

Tak hanya itu, Komang juga menyebutkan, kedua pelaku tersebut mendapatkan kiriman dari B, yang tak lain merupakan salah satu tahanan di Lapas di Kabupaten Luwuk.

“Informasi yang kami dapat yang bersangkutan memperoleh barang (narkoba) dari saudara B yang statusnya adalah tahanan Lapas di Luwuk,” bebernya.

Atas tindakan tersebut, Komang menjelaskan, sepasang kekasih itu bisa dikenai pasal 114 subsider pasal 112.

“Pasal 114 itu mengedarkan, menjual dan membeli dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun. Kalau pasal 112 itu dia menguasai, itu pasal menguasai narkotika,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut