KAI Desak Kejari Ternate Segera Panggil Wali Kota Ternate

  • Bagikan
Sekretaris DPD KAI Maluku Utara, Roslan (Yasim/KabarMalut)

TERNATE -Dua kali panggilan penyidik Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Maluku Utara, terhadap Wali Kota Ternate, M Tauhid Soleman atas kasus dugaan korupsi anggaran kegiatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) tahun 2018, tidak dihadiri Wali Kota. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Provinsi Maluku Utara pun mendesak Kejari Ternate kembali memanggil Wali Kota Ternate untuk diperiksa.

“Kami minta Kajari melalui penyidik yang menangani kasus ini sesegera memungkin memanggil dan memeriksa para pihak yang belum dimintai keterangan atau akan diminta keterangan tambahan guna melengkapi berkas perkara yang ditangani,” ujar Sekretaris DPD KAI Maluku Utara, Roslan kepada KabarMalut, Selasa (27/7/2021).

Roslan menyatakan, terkait ketidak hadiran Wali Kota Ternate atas pangilan ke dua dari penyidik Kejari Ternate. Maka menurut KAI sudah seharusnya panggilan ke tiga segera dilayangkan untuk pemeriksaan pak Wali Kota sebagai saksi.

Tujuannya agar proses penyidikan kasus Haornas ini segera dirampungkan dan berkas perkara segera mungkin dilimpahkan ke pengadilan untuk mendapat kepastian hukum.

“Jika pangilan ketiga sudah dilayangkan kemudian diterima oleh Wali Kota Ternate, maka kami berharap pak Wali Kota untuk hadir memenuhi panggilan tersebut dan menjadi contoh ketaatan warga negara yang baik terhadap proses hukum,” pungkasnya.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Ternate, Abdullah ketika dikonfirmasi terkait jadwal pemanggilan Wali Kota Ternate, belum bisa disampaikan karena menunggu arahan pimpinan.

“Tunggu pak Kejari Ternate balik baru disampaikan,”singkatnya.

Sekedar diketahui, kegiatan Haornas tahun 2018 dianggarkan menggunakan APBD Kota Ternate senilai Rp 2,8 miliar dan APBN senilai Rp 2,5 miliar. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut