Cabut Laporan, Gadis Asal Manado Berdamai dengan Oknum Pejabat Sula

  • Bagikan
FT (kanan) didampingi ibunya memperlihatkan surat perjanjian dalam (Istimewa)

TERNATE – Gadis asal Manado, Sulawesi Utara, berinisial FT (16) yang sempat melaporkan oknum pejabat Kepulauan Sula berinisial KM, atas dugaan tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur, akhirnya mencabut laporanya di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara. FT dan KM menyelesaikan persoalan yang dihadapi dengan cara kekeluargaan atau berdamai.

FT juga telah mengklarifikasi kembali terkait keterangan yang telah disampaikan melalui Berita Acara Pemeriksaan (BAP) di hadapan penyidik Ditreskrimum Polda Maluku Utara, semuanya tidak benar. Sehingga semua perkataan awal dianggap telah dicabut dan sudah ada sepengatahuan dari ibunya.

“Ini sudah merupakan keinginan kami keluarga terutama kami pihak pelapor untuk masalah ini diselesaikan secara damai,” ungkap FT kepada wartawan, Kamis (29/7/2021).

FT menyatakan, perdamaian dan pencabutan laporan ini tanpa ada unsur paksaan dari pihak manapun dan tanpa ada iming-iming tertentu, karena keinginan ini adalah keinginan yang murni dari pelapor maupun terlapor. Oleh karena itu, permasalahan ini telah dianggap hanya ada kesalah-pahaman.

Untuk itu pelapor dan terlapor sudah secara bersama sudah menyepakati dan tidak saling melaporkan atau menuntut baik secara pidana maupun secara perdata. Karena persoalan ini pelapor dan terlapor sudah sepakat dan menyelesaikan dengan cara mencabut surat permohonan pencabutan laporan di Ditreskrimum Polda Maluku Utara pada 14 Juli 2021.

“Jadi semua permasalahan ini sudah kami selesaikan dengan damai jadi sudah tidak lagi ada unsur paksaan,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut