Berkomentar Hoax Soal Vaksin di Medsos, Oknum Mahasiswa di Morotai Diperiksa Polisi

  • Bagikan
Kapolres Pulau Morotai, AKBP A'an Hardiasyah dan petugas vaksin bersama DA usai divaksin (Istimewa)

MOROTAI – Salah satu oknum mahasiswa yang berinisial DA di Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, diperiksa Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Pulau Morotai. DA diduga menyebar berita bohong atau hoax, terkait vaksin palsu di media sosial (medsos) fecebook.

Kapolres Pulau Morotai AKBP A’an Hardiasyah melalui Kasat Reskrim IPTU Kris Tofel, S.Tr.K mengatakan diawali dengan laporan dari tenaga kesehatan dalam hal ini petugas vaksi, bahwa terdapat unggahan status di facebook pada 3 Agustus 2021, dimana DA berkomentar pada status itu bahwa vaksin itu palsu. Anggota Satreskrim kemudian melakukan pengecekan pemilik akun yang berkomentar vaksin palsu.

“Setelah dikorescek pemilik akun facebook diamankan kemudian dibawa ke Polres untuk diambil keteranganya terkait komentar status vaksin palsu tersebut,” kata Kris kepada KabarMalut di ruang kerjanya, Jumat (6/8/2021).

DA juga diberikan sosialisasi terkait vaksin baik itu oleh tenaga kesehatan yakni petugas vaksin. Kris mengatakan DA sadar sehingga diperiksa kesehatannya dan siap mau untuk dilakukan vaksinasi tanpa ada paksaan ataupun intimidasi.

“Selesai divaksin kemudian dia berani dan menyampaikan saran bahwa dia siap vaksin dan diviralkan. Kami merekam pada saat dia menyampaikan pernyataan maaf karena sudah membuat status vaksin palsu dan membuat kegaduhan di media sosail,” akunya.

Kasus ini diselesaikan secara kekeluargaan dan DA hanya dimintai keterangan serta permohonan maaf dan membuat surat pernyataan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut