Nama Alwi Salim Alhadar Diabadikan di Ruangan Auditorium Kantor PUPR Maluku Utara

  • Bagikan
Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Djafar Ismail saat meresmikan auditorium Alwi Salim Alhadar BE (Istimewa)

SOFIFI – Alwi Salim Alhadar BE. ST, mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Maluku Utara pertama kali, diabadikan menjadi nama ruangan auditorium di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Maluku Utara. Ruangan Auditorium Alwi Salim Alhadar BE. ST diresmikan oleh Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Djafar Ismail, Selasa (17/8/2021).

Djafar mengatakan, penamaan ruangan menggunakan mantan Kepala Dinas PU pertama Maluku Utara itu merupakan bentuk penghargaan kepada sosok Alwi Salim Alhadar

“Hal ini bentuk penghargaan ke almarhum, karena perjalanan beliau dari masa ke masa dimulai dari Ambon (Maluku) sampai menjabat Kadis PU Provinsi Maluku Utara paling pertama. Sehingga itu diabadikan nama alamrhum di gedung auditorium ini,” kata Djafar.

Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Djafar Ismail bersama staf saat di depan auditorium Alwi Salim Alhadar BE (Istimewa)

Djafar didamping sejumlah stafnya itu menceritakan, sosok perjalanan almarhum Alwi Salim Alhadar saat bertugas bersama dirinya di Ambon, Maluku. Mengawali jabatan di Sub Dinas PU Bagian Peralatan atau pemegang alat-alat berat.

Setelah itu, almarhum pindah tugas di Cabang Dinas PU Provinsi Maluku, Kabupaten Maluku Utara sebelum pemekaran tahun 1999.  Selama bertugas di Ambon,  almarhum memiliki semangat kerja, fleksibel dan tidak pemarah, sehingga kala itu ada masalah langsung cepat diselasikan.

“Namun pasca kerusuhan melanda wilayah Ambon, almarhum memilih tidak kembali ke Ambon dan pensiun sebagai kepala dinas,” ceritanya.

Kepala Dinas PUPR Maluku Utara, Djafar Ismail bersama insan Pers di ruang auditorium Alwi Salim Alhadar BE (Istimewa)

Semasa almarhum Alwi Salim Alhadar masih bertugas di Ambon, menurut Jafar, sosoknya merupakan orang yang bersahaja, berdidikasi, dan tidak pernah pilih kasih dengan siapa pun. Kepribadian serta sepak terjang saat bertugas menjadi gambaran, sehingga dilakukan rapat bersama di lingkup Dinas PUPR Maluku Utara dan diputuskan agar nama almarhum diabadikan di ruangan auditorium sebagai Kepala Dinas pertama di PUPR Maluku Utara.

“Pemberian nama ini juga diaperiasi oleh Gubernur Abdu Gani Kasuba yang bertepatan dengan momentum 17 Agustus ini,” tandas Djafar mengihiri. (Adv/*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut