Polisi Amankan Dua Pemuda Saat Demo Penolakan Vaksinasi di Morotai 

  • Bagikan
Dua pemuda yang diamankan Polisi saat aksi penolakan vaksin di Pulau Morotai (Istimewa)

MOROTAI – Polres Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara mengamankan dua pemuda massa aksi yang mengikuti aksi penolakan vaksinasi Covid-19 di depan kantor DPRD Pulaua Morotai, Senin (16/8) kemarin.

Kapolres Pulau Morotai, AKBP A’an Hardiansyah mengatakan dua orang pemuda masing-masing RM (18) dan RT (24) ini diamanakan anggotanya karena saat aksi membawa batu yang dilemparkan ke petugas.

“Dua massa aksi ini diamankan dan dilakukan pembinaan dan pengawasan karena masih tergolong muda,” ujar A’a kepada KabarMalut, Kamsi (19/8/2021).

Salah satu pemuda yang dimankan memperlihatkan batu yang disembunyikan dalam tas pinggang miliknya (Istimewa)

A’an sendiri mengaku anggota mendapat informasi aksi tersebut akan anarksi, setelah itu pihaknya langsung melakukan upaya-upaya preventif dan persuasif kepada massa aksi.

“Kami berupaya memberikan nasehat kepada massa aksi untuk mediasi terhadap massa aksi, namun dari aspirasi tersebut menyatakan bahwa penolakan vaksinasi,” jelasnya.

Karena upaya persuasif tidak berhasil, Polisi langsung melakukan tindakan menyemprotkan air menggunakan mobil water canon dan menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

“Dimana kami melakukan penyemprotan water canon, kemudian kami amankan dua orang massa aksi. Dua orang massa aksi ini terbukti membawah batu yang disembunyikan di dalam tas pinggang untuk melempar petugas kami di lapangan sehingga kami melakukan pemeriksaan,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut