Anggaran Proyek Pekerjaan Lapak di Alun-Alun Tak Jelas

  • Bagikan
Proyek lapak yang dibangun tanpa papan proyek (Ronald/KabarMalut)

TOBELO – Anggaran proyek pekerjaan pembagunan lapak di alun-alun samping kantor Bupati Halmahera Utara, Maluku Utara, diduga tidak jelas. Pasalnya, pekerjaan yang sudah berjalan dua pekan itu, tidak memiliki papan proyek di lokasi pekerjaan.

Infomasi yang dihimpun, sebelum pekerjaan pembangunan lapak dilakukan, Disperindag Halmahera Utara pernah melakukan rapat bersama dengan para pedagang yang berjualan di alun-alun. Setiap pedagang yang mau mengambil lapak tersebut diwajibkan membayar uang muka sebesar Rp 1.500.000.

“Bagi siapa yang mau mengambil lapak harus mendaftar terlebih dahulu dan setelah itu membayar uang muka sebesar Rp 1.500.000,” kata Salah satu pedagang yang namanya engan mau disebutkan, Rabu (8/9).

Selain membayar uang muka, para pedagang ini juga akan dikenakan pajak per bulan sebesar Rp 1.500.000.

“Kami dengar informasi katanya selain uang muka yang telah kami bayar, kami juga dibebankan per bulan sebesar Rp 1.500.000, jika dikalikan maka satu lapak diharuskan membayar Rp 18.000.000 per tahun, ” tuturnya.

Terpisah, Kepala Disperindag Halmahera Utara, Nyoter Koenoe saat dikonfirmasi mengatakan untuk pembayaran yang dibebankan kepada pedagang setiap bulan itu tidak benar. Disperindag bakal melakukan rapat bersama dengan pedagang untuk membahas soal anggaran, setelah semua lapak selesai dikerjaka.

“Cara pembayaran nya seperi apa dan itu akan di bicarakan bersama dengan pedagang. Kami akan memanggil pedangang yang berada di alun-alun untuk membicarakan terkait dengan pembayaran karena Pemkab punya Perbulan,” ucapnya.

Disentil soal angaran proyek pembangunan lapak, Nyoter enggan memberikan penjelasan, menurutnya pembangunan lapak tersebut bukan proyek dan hanya pengembangan.

“Soal pembangunan lapak tersebut memang ada insiatif dari Pemda, namun soal anggaran tidak melekat di Disperindag sehingga saya tidak mengetahui,” tutupnya.

(*)

  • Bagikan

Respon (1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut