Anggaran Tak Jelas, DPRD Halmahera Utara Hentikan Proyek Pekerjaan Lapak Alun-Alun

  • Bagikan
Proyek pekerjaan pembangunan lapak alun-alun (Ronald/KabarMalut)

TOBELO ‐ Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, akhirnya menghentikan proyek pekerjaan lapak alun-alun. Alasan pemberhentian proyek yang sedang dikerjaan ini karena sumber anggarannya tidak jelas.

Salah satu anggota DPRD Halmahera Utara, Sahril Hi Rauf mengatakan hasil rapat anggota Banggar DPRD memperkarakan dasar pembangunan proyek. Sebab, dalam APBD maupun APBD-Perubahan tahun 2021, tidak ada alokasi anggaran untuk pekerjaan itu.

“Niat baik saja tidak cukup, karena kita diikat oleh aturan, niat baiknya bagus, tapi tidak menjadi dasar dalam satu perencanaan pembangunan. Karena pembangunan dibangun sekarang ini tidak memiliki dasar yang jelas,” kata Sharil kepada KabarMalut, Selasa (14/9/2021).

Sharil berharap masalah pembangunan lapak alun-alun dapat diperhatikan dengan baik, lantaran proyek tersebut dibangun di kawasan pemerintah.

“Kami berharap masalah ini diperhatikan, karena dalam pandangan politik tidak ada yang bertanggung jawab atas diri sendiri maupun kelompok,” tuturnya.

Menurut Sharil, setiap keputusan pemerintahan adalah keputusan DPRD, oleh sebab itulah DPRD berharap agar persoalan ini diduduki bersama dan untuk sementara pekerjakan proyek dihentikan hingga adanya alokasi anggaran yang jelas.

“Kalau alasan pembangunan ini adalah pengembangan berarti harus ada persetujuan juga dari DPRD, tapi sampai hari ini belum dibicarakannya,” cetusnya.

Pembangunan akan dilakukan dengan menggunakan anggaran APBD, makan suka tidak suka, OPD terkait memiliki kewenangan mengatur soal pembangunan lapak hingga sampai pada tingkat penagihan.

“Jadi kami menegaskan untuk pembangunan jangan dulu dilanjutkan,” tegasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut