Tiga Staf Disperindag Ternate Masih Menunggak Pengembalian Temuan Retribusi Pasar

  • Bagikan
Kepala Seksi Datun Kejari Ternate, Safri Abdul Muin (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Tiga staf Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Ternate, yang bertanggung jawab terhadap temuan BPK Perwakilan Maluku Utara atas pengelolaan pungutan retribusi pasar  tahun 2019 dan 2020 senilai Rp 1,8 miliar, tercatat masih menunggak pengembalian temuan kerugian negara sebesar Rp 73 juta.

“Pengembalian itu dari Rp 1 miliar tinggal Rp 73 juta yang belum dikembalikan,” kata Kepala Seksi Datun Kejari Ternate, Safri Abdul Muin kepada KabarMalut, Selasa (14/9/2021).

Seksi Datun Kejari Ternate yang dipercayakan melakukan penagihan telah berkoordinasi dengan ketiga staf Disperindag dan sudah melakukan pengembalian sebagian besar temuan BPK. Sisanya Rp 73 juta, ketiga staf minta waktu untuk beruding baru dibuatkan pernyataan ganti rugi.

“Kita negosiasi untuk kembalikan, intinya tinggal Rp 73 juta,” jelasnya.

Tiga staf Disperindag yang bertanggung jawab atas temuan BPK, yakni masing-masing Kabid Penagihan dan Pendataan, Kasi Penagihan dan Bendahara Penerima.

“Ketiga staf itu mereka siap kembalikan,” tandasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut