Polisi Limpahkan Berkas Dua Pengusaha Tambang Emas Ilegal di Halmahera Selatan ke Jaksa

  • Bagikan
Direktur Polairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol R. Djarod Agung Riadi (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Penyidik Direktorat Polisi Air dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara, melimpahkan berkas perkara tahap I kasus dugaan kepemilikan zat terlarang milik dua tersangka berinisial W dan L yang tak lain merupakan pengusaha tambang emas ilegal di Halmahera Selatan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara.

“Kami sudah tahap I, mudah-mudahan tidak ada P-19 karena kemarin kita masih ada kekurangan hasil labfor saja, muda-mudahan itu sudah dilengkapi, syukur-syukur P-21 langsung dan tidak berlarut-larut,” ungkap Direktur Polairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol R. Djarod Agung Riadi saat dikonfirmasi KabarMalut, Rabu (15/9/2021).

Hasil penyelidikan sementara, penyidik belum menemukan mengarahkan ke tersangka lain selain tersangka F dan W. Kedua tersangka juga diketahui sebagai pemain, pengedar merangkap distributor zat terlarang tersebut.

“Dua orang tersangka ancaman hukaman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun, dengan denda paling sedikit Rp 5 milar dan paling banyak Rp 15 miliar,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, kedua tersangka ditangkap dengan barang bukti zat keras tanpa izin dengan empat campuran seberat 50 kilo gram. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut