Hormati Penegakan Hukum, Gerindra Maluku Utara Persilahkan Polisi Proses Kasus Wahda

  • Bagikan
Ketua DPD Partai Gerindra Maluku Utara, H. Muhaimin Syarif (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Maluku Utara, Wahda Z Imam kini menyandang status sebagai tersangka dalam kasus dugaan melawan petugas. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Maluku Utara, mempersilahkan aparat Kepolisian untuk memproses kadernya yang diduga melanggar hukum.

Ketua DPD Parat Gerindra Maluku Utara, H. Muhaimin Syarif mengaku Gerindra tetap menghormati dalam penegak hukum, tetapi pihaknya juga menghormati dengan asas praduga tak bersalah.

“Tentu partai akan mengambil langkah-langkah yang bersifat tegas sesuai dengan ridme prosedur hukum yang tengah berlangsung,” tegas Muhaimin kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (20/9/2021).

Jika akhir proses hukum yang dijalani Wahda melanggar AD/ART, dimungkinkan untuk langkah tegas, maka pihaknya akan menggambil langkah tersebut. Langkah tegas, dilakukan jika sudah adanya putusan pengadilan yang bersifat ingkra.

“Akan ada langkah yang lebih tegas lagi, tetapi kita bersama harus menghormati asas praduga tak bersalah,” jelasnya.

Muhaimim memberikan kesempatan terhadap salah satu kadernya ini untuk menjalani semua proses hukum yang melandanya saat ini.

“Kita berikan kesempatan kepada pak Wahda untuk menjalani proses hukum,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut