Terdakwa Perkara Dugaan Korupsi Kapal Nautika Sampaikan Keberatan Atas Dakwaan JPU

  • Bagikan
Suasana sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Kapal Nautika Penangkapan Ikan dan Alat Simulator (Istimewa)

TERNATE – Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Kota Ternate, Maluku Utara (Malut), kembali mengelar sidang lanjutan perkara dugaan korupsi pengadaan Kapal Nautika Penangkapan Ikan dan Alat Simulator pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Provinsi Maluku Utara tahun 2019.

Sidang dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim Achmad Ukayat dan didampingi dua hakim anggota yakni Khadijah A. Rumalean dan Aminul Rahman, dengan agenda mendengarkan eksepsi para terdakwa atas dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Ketiga terdakwa yang hadir langsung masing-masing Imran Yakub selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Reza Daeng Barang selaku Ketua Pokja dan Ibrahim Ruray selaku rekanan/pelaksana pekerjaan.

Kuasa Hukum terdakwa Ibrahim Ruray, Hendra Karianga saat membacakan nota keberatan mengaku seluruh uraian tindak pidana yang ada dalam surat dakwaan JPU, bukan ditujukan pada terdakwa Ibrahim Ruray.

“Kami mengajukan keberatan karena seluruh uraian tindak pidana yang ada dalam surat dakwaan itu bukan terdakwa,” kata Hendra.

Hendra bilang, dalam perencanaan pengadaan Kapal Nautika, terdakwa Ibrahim Ruray tidak tahu menahu, sebab perencanaan ada di pemerintahan.

“Jadikan surat dakwaan itu harus diuraikan kepada terdakwa yang melakukan tindak pidana, kalau kita baca uraian dakwaan semua itu bukan uraian tindak pidana terdakwa, itu urusan pemerintah,” tegasnya.

Selain itu, dalam eksepsi Hendra juga mengajukan putusan pertama praperadilan yang menyatakan bahwa penetapan tersangka terhadap terdakwa Ibrahim Ruray tidak sah, dan itu adalah masalah. Maka sidang kali ini kembali diajukan untuk dipertimbangkan majelis hakim.

“Nanti kita liat pertimbangan putusannya gimana,” pungkasnya.

Sidang akan digelar kembali pada Selasa 19 Oktober 2021 mendatang dengan agenda jawaban dari JPU terhadap eksepsi terdakwa Ibrahim Ruray. Kemudian Putusan Sela untuk tiga terdakwa yang diselenggarakan  Selasa 26 Oktober 2021 mendatang. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut