Telantarakan Anak dan Istri, Karyawan PT IWIP Dilaporkan ke Polisi

  • Bagikan
Kuasa Hukum, Faradilla, Samsusl Bahri Buamona (Istimewa)

TERNATE – Seorang karyawan yang bekerja di PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, dilaporkan ke Polisi. Karyawan bernama Muhlis Tuahuns ini dilaporkan oleh istrinya atas dugaan tindak pidana pelantaran anak dan isteri.

“Suaminya merupakan karyawan di PT IWIP. Jadi alasan pengajuan laporan pengaduan ini dikarenakan ketika MT (Muhlis Tuahuns) diterima sebagai karyawan di PT IWIP, isteri dan anaknya tidak lagi dinafkahi, serta dibiarkan terlantar begitu saja,” kata Kuasa Hukum Faradilla, Samsusl Bahri Buamona kepada KabarMalut, Rabu (13/10/2021).

Samsul mengatakan berawal ketika Faradila bersama orang tuanya berangkat dari Sanana, Kepulauan Sula menuju Weda, Kabupaten Halmahera Tengah untuk bertemu dengan suaminya. Setelah bertemu, orang tua Faradila balik ke Kota Ternate.

“Suaminya pun mengatakan kepada istrinya, kamu pulang saja, walaupun demikian isterinya tetap sabar. Setelah itu isteri dan anaknya memilih tinggal di kos-kosan. Sedangkan dia (Muhlis) tinggal di mes perusahaan,”akunya.

Selama satu minggu tinggal di Weda (Lelilef), sang istri tidak mendapat nafkah sedikitpun dari suaminya. Sehingga istri Muhlis dan anaknya memilih kembali ke Ternate.

Tindakan oknum karyawan PT IWIP ini dianggap bertentangan dengan Undang-Undang nomor 23 tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga sehingga melaporkan ke Polda Maluku Utara untuk diproses secara hukum.

“Kami berharap kepada bapak Kapolda Maluku Utara dan Ditreskrimum Polda Maluku Utara dapat menindaklanjuti laporan kami ini untuk selanjutnya dapat melakukan proses penyelidikan dan penyidikan sebagaimana mestinya,” pungkasnya.

Sementara Ps Kasubag Humas, IPDA Wahyuddin ketika dikonfirmasi terkait laporan tersebut mengaku soal laporann dirinya cek.

“Tunggu saya cek, cuman saya masih ada giat ni,”singkatnya. (*)

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut