Upaya Rekonsiliasi GMIH Terus Dilakukan

  • Bagikan
Bupati Halmahera Barat, James Uang (Istimewa)

TOBELO – Bupati Halmahera Barat, James Uang melakukan kunjungan ke Sinode Gereja Masehi Injili di Halmahera (GMIH) di jalan Kemakmuran Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara. Kedatangan Bupati Halmahera Barat bersama rombongan tersebut merupakan bagian dalam upaya untuk membahas dualisme GMIH yang kini masih terjadi.

Bupati James Uang usai pertemuan di kantor Sinode menyebutkan bahwa kedatangannya merupakan bagian dari GMIH sebagai Ketua II BPHS GMIH untuk membicarakan terkait dengan upaya rekonsiliasi yang terus dilakukan merujuk pada hasil sidang sinode di Buli.

“Secara institusi upaya rekonsiliasi merupakan amanah. Sementara itu langkah yang dilakukan merupakan sesuai hasil sidang sinode. Apalagi Visi GMIH, Mandiri Utuh dan Visioner, maka perlu dilakukan upaya terus menerus sebagai bentuk pelayanan,” kata James kepada wartawan di Tobelo, Rabu (13/10/2021).

Dikatakannya, merujuk pada visi-misi tersebut, GMIH jalan kemakmuran telah membentuk tim rekonsiliasi yang melibatkan BPHS dan juga pemerintah, yang telah ditindaklanjuti dengan melakukan pertemuan kedua belah pihak.

“Sudah ada pertemuan, tetapi tetap masih tarik ulur. Kita sebagai manusia memikirkan hal ini dan ini merupakan pelayanan yang harus dijalankan untuk menyatukan kembali, namun kendala yang dihadapi yakni mereka belum menyatakan sikap untuk kembali. Saya terlepas sebagai bupati  juga merupakan bagian dari gereja dan telah mengambil langkah-langkah dimana pertemuan bersama pihak lain yakni versi SSI juga telah dilakukan,” terangnya.

Meskipun demikian, lanjut Bupati James, dalam Sidang Majelis Sinode (SMS) yang akan dilaksanakan mendatang akan dibicarakan kembali soal upaya rekonsiliasi ini.

“Saya kira SMS ini kita akan mengupayakan dan kita akan ambil penegasan jika tidak ada langkah dari mereka. Intinya kita bicara soal pelayanan dan semua harus rendah hati sehingga jemaat pun tidak menerima dampak dari apa yang terjadi. Intinya saya juga sangat pro-aktif soal langkah ini dan akan terus dilakukan upaya rekonsiliasi,” tuturnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut