Polisi Serahkan Empat Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Jembatan Air Bugis ke Jaksa

  • Bagikan
Penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku Utara saat menyerahkan tahap II para tersangka (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara, resmi melimpahkan empat tersangka dugaan korupsi proyek rehabilitasi Jembatan Air Bugis di Desa Auponhia, Kecamatan Mangoli Selatan, Kabupaten Kepulauan Sula tahun 2017, kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara.

Keempat tersangka masing-masing berinisial, IS selaku KPA, M selaku PPK dan RL selaku PPTK diserahkan melalui tahap II pelimpahan berkas dan barang bukti serta tersangka, setelah berkas para tersangka dinyatakan lengkap (P21).

Pantauan KabarMalut, para tersangka diserahkan penyidik Ditreskrimsus Polda Maluku Utara sekira pukul 16:39 WIT, mereka menggunakan kendaraan roda empat dengan nomor Polisi DG 1619 KD.

Kasi Penkum Kejati Maluku Utara, Richard Sinaga ketika dikonfirmasi membenarkan terkait tahap II tersangka dugaan korupsi proyek rehabilitasi Jembatan Air Bugis itu.

“Iya betul, hari ini Kejati telah menerima penyerahan tersangka dan barang bukti kasus korupsi rehabilitasi jembatan Air Bugis dari Krimsus Polda,” kata Richard kepada wartawan, Kamis (14/10/2021).

Richard menambahkan, penyerahan tahap II dari penyidik Polda ke Kejati kemudian diteruskan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Sanana untuk dilakukan penuntutan di pengadilan nanti.

“Untuk penuntutannya di Kejari Sula (Sanana),” pungkasnya.

Sekedar diketahui, proyek rehabilitasi Jembatan Air Bugis tahun 2017 ini menghabiskan anggaran sebesar Rp 4,2 miliar. Namun pada 2020, jembatan tersebut telah ambruk dan tak bisa lagi digunakan. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut