Kejati Maluku Utara Siap Telusuri Dana Penyertaan Modal di Perusda Tidore

  • Bagikan
Kepala Kejati Maluku Utara, Dade Ruskandar (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menegaskan siap menindak lanjuti dugaan tindak pidana korupsi dana penyerta modal pada Perusahaan Daerah (Perusda) Aman Mandiri, Kota Tidore Kepulauan tahun 2017- 2018 senilai Rp 9 miliar.

“Jika ada laporan Perusda Tidore kita akan tindak lanjuti,” kata Kepala Kejati Maluku Utara, Dade Ruskandar kepada KabarMalut, Jumat (15/10/2021)

Dade menegaskan semua laporan yang masuk di Kejati Maluku Utara, tetap ditindak lanjuti. Hanya saja, saat ini ketersediaan penyidik di Kejati masih tergolong minim, tetapi menghadapi banyak laporan yang harus segera dituntaskan.

“Paling banyak nunggu giliran, sebab disini sedikit (penyidik), kemudian yang diperiksa banyak dan harus diselesaikan satu per satu,” tukasnya.

Sekedar diketahui, dana penyerta modal di Persuda Aman Mandi Tidore Kepulauan dialokasikan tahun 2017 sebesar Rp 5 miliar dan tahun 2018 sebesar Rp 4 miliar sehingga totalnya sebesar Rp 9 miliar. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut