Empat Kali Tim Ahli dan Penyidik Cek Proyek Tambatan Perahu di Desa Dagasuli

  • Bagikan
Kepala Kejari Halmahera Utara, Agus Wirawan (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Utara, Maluku Utara, terus melengkapi berkas kasus dugaan korupsi pekerjaan proyek tambatan perahu di Desa Dagasuli, Kecamatan Loloda Kepulauan, Halmahera Utara tahun anggaran 2016 senilai Rp 1,2 miliar lebih

Kepala Kejari Halmahera Utara, Agus Wirawan mengatakan tim ahli tehnik dan ahli keuangan serta penyidik Pidsus turun langsung ke ke Desa Dagasuli sebanyak empat untuk menghitung dan memeriksa proyek yang bermasalah tersebut.

“Jadi ahli tehnik, ahli keuangan dan penyidik sudah empat kali ke Desa Dagasuli cek jembatan tambatan perahu tersebut,” kata Agus ketika dikonfirmasi KabarMalut, Minggu (17/10/2021).

Agus menyebutkan, keterlibatan tim ahli tehnik dalam kasus ini bertugas yakni memeriksa, mengukur dan menghitung nilai kerusakan. Sementara tim ahli keuangan bertugas menghitung dugaan kerugian atas proyek ini.

“Nah sekarang sudah diserahkan ke bagian keuangan untuk dihitung kerugian negara. Sekarang masih dalam proses perhitungan keuangan negara,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut