Polda Maluku Utara Terus Monitoring Penangana Kasus Pemerkosaan di Halmahera Tengah

  • Bagikan
Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Adip Rojikan (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Polda Maluku Utara terus memonitoring penanganan kasus pemerkosaan yang menyebabkan korban meninggal dunia di Kabupaten Halmahera Tengah.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Adip Rodjikan mengatakan  Polda akan memonitor kasus ini dan akan memantau terus kemampuan penyidik Polres Halmahera Tengah.

“Jika Polres Halmahera Tengah masih mampu menanganinya, maka sikap Polda akan terus mengawasi dan memonitor. Jika ada keterlambangan dalam penanganannya, maka tim Polda akan melakukan audit dan saat itu kasusnya ditarik ke Polda,” kata Adik saat dikonfirmasi, Senin (18/10/2021).

Adip menambahkan, rasa belasungkawanya atas peristiwa tersebut dan dalam tindak pidana dugaan perkosaan korban RU hingga meninggal dunia merupakan kasus menonjol.

“Penyidik tidak main-main dalam kasus ini, jika alat bukti cukup akan dilimpahkan ke Kejaksaan dan Polda Maluku Utara akan terus memonitor perjalanan kasus ini,” tegasnya.

Empat pelaku telah diamanakan dan ditetapkan sebagai tersangka. Jika hasil audit ada penyidik yang lalai dalam menangani kasus ini, Propam dan Irwasda dapat melakukan pemeriksaan terhadap penyidiknya.

Adip menyebut, aparat kepolisian meminta ada kasus ini ditangani secara serius, karena prinsip Kapolri penegakkan hukum berkeadilan serta responsive.

“Penyidik serius memproses kejadian tersebut dan Polda akan audit dan evaluasi kinerja Kapolres dan Kasat Reskrim jika ada dugaan lakukan penyimpangan akan dikenai sanksi,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut