Tuntut Pelaku Pemerkosa Dihukum Mati, Ratusan Mahasiswa Kepung Polda Maluku Utara

  • Bagikan
Aksi mahasiswa di Polda Maluku Utara (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Ratusan mahasiswa yang mengatas namakan Front Perjuangan Almarhumah RU dan Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI) Cabang Ternate, menggelar aksi unjuk rasa di Polda Maluku Utara. Para mahasiswa mendesak Polisi untuk menjerat enam pelaku pemerkosaan yang menyebabkan korban meninggal dunia dengan hukuman maksimal yakni hukuman mati.

“Kasus pemerkosaan terhadap korban RU hingga meninggal dunia agar ditangani secara serius dan hukuman paling adil yakni hukuman mati terhadap para pelaku,” ungkap Koordinator Aksi, Gufran Ayub dalam orasinya di depan kantor Polda Maluku Utara, Senin (18/10/2021).

Ketua HMI Cabang Ternate ini meminta agar Polda Maluku Utara segera mendesak Polres Halmahera Tengah untuk mempercepat penyelidikan kasus ini serta menangkap dua orang pelaku yang masih buron.

“Selain empat pelaku yang ditahan, kami meminta agar dua pelaku lainnya yang masih berkeliaran agar segera ditangkap,” tegas Gufran.

Masa aksi menggunakan mobil truck dilengkapi dengan sound sistem ini juga membawa spanduk bertulisan ‘Polda Segera Tangkap dan Adili Pelaku Pemerkosaan’.

Sekedar diketahui, dalam kasus ini penyidik Polres Halmahera Tengah berhasil mengamankan empat pelaku diantaranya DN (22), HN (21), DK (22) dan OG (21). Sementara dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut