Enam Tersangka Pemerkosa di Halmahera Tengah Dijerat Pasal Hukuman Mati

  • Bagikan
Empat dari enam tersangka pemerkosaan di Halmahera Tengah yang diperlihatkan beberapa waktu lalu (Istimewa)

TERNATE – Enam tersangka kasus dugaan pemerkosaan seorang remaja di Halmahera Tengah, yang mengakibatkan korban meninggal dunia, terancam hukuman mati.

Polisi menjerat para tersangka dengan pasal berlapis yang ancaman hukumannya pidana hukuman mati atau seumur hidup.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Adip Rojikan menegaskan Polda Maluku Utara dan Polres Halmahera Tengah akan bekerja profesional dan berkomitmen menyelesaikan kasus ini.

“Sesuai komitmen kita akan terus mencari pasal yang mempunyai ancaman tertinggi, yang tentunya didukung dengan alat bukti,” ungkap Adip kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (25/10/2021).

Adip mengaku pasal yang paling tinggi ancaman hukuman yang dikenakan para tersangka adalah pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancamanya pidana mati atau seumur hidup.

“Penyidik akan menjerat para tersangka dengan pasal 340 dan pasal 338 KUHP. Disamping itu juga kita akan menerapkan pasal 291 ayat 2 KUHP serta pasal 285 KUHP. Yang intinya kita terus mencari pasal yang mempunyai ancaman tertinggi yang didukung oleh alat bukti,” tegasnya.

Sementara terkait hasil pemeriksaan terhadap dua tersangka yang baru ditangkap yakni inisial HN dan AA, Adip mengatakan belum dapat disampaikan ke publik karena masih dalam penyelidikan.

“Kita akan ambil keterangan mereka dan termasuk didukung oleh saksi-saksi yang ada dan alat bukti lainnya,” pungkasnya.

Sekedar diketahui, enam tersangka pemerkosa yang merupakan karyawan aktif pada salah satu perusahan tambang itu kini meringkuk di sel tahanan Mapolres Halmahera Tengah. Mereka diantaranya  yakni inisial, MS (21), DN (22), DK (22), OG (21), HN (22) dan AA (23). (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut