Lambat Tindaklanjuti Kasus Kapus Salimuli, HIPMA Galut Datangi DPRD Halmahera Utara

  • Bagikan
HIPMA Galut saat hearing bersama Sekretaris dan Anggota Komisi III DPRD Halmahera Utara (Ronald/KabarMalut)

TOBELO ‐ Pengaduaan terhadap Kepala Puskesmas (Kapus) Salimuli Galela Utara, Suminarti Baharudin ke DPRD Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara atas dugaan nepotisme jabatan dan jual beli obat TB paru dan obat kusta kepada pasien, dinilai lambat ditindaklanjuti DPRD.

Himpunan Pelajaran Mahasiswa (HIPMA) Galela Utara (Galut), selaku pengadu pun langsung mendatangi DPRD Halmahera Utara, untuk mempertanyakan tidak lanjuti Komisi III DPRD. Kedatangan itu, langsung diterima Sekretaris Komisi III DPRD Halmahera Utara, Fahmin Djuba dan anggota Komisi III Irwan Jam dan dilakukan hearing di kantor DPRD.

Mantan Ketua HIPMA Galut, Asbar Kuseke mengatakan langkah DPRD untuk menindaklanjuti pengaduaan atas masalah Kapus Salimuli Galela Utara terlihat lemah, sementara masalah tersebut sudah cukup lama disampaikan kepada DPRD.

“Kami nilai DPRD khususnya Komisi III sangat lemah untuk menangani masalah kesehatan di Puskesmas Salimuli sementara untuk masalah di Puskesmas Salimuli cukup banyak,” kata Asbar saat hearing bersama Sekretaris dan anggota DPRD Komisi III, Senin (25/10/2021).

Bukan hanya itu, dalam hearing tersebut Asbar juga pertanyakan sikap Komisi III terkait langkah DPRD untuk menindaklanjuti kasus Kapus Salimuli Galela Utara ini.

“Kami meminta sikap pihak DPRD, karena jika ini terus didiamkan maka masalah ini akan lebih berdampak kepada pelayanan masyarakat,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Halmahera Utara, Fahmin Djuba mengaku pihaknya belum bisa mengambil keputusan dalam hearing ini lantaran Ketua Komisi masih berada di luar daerah.

“Masalah ini sudah dibahas di internal Komisi III. Namun kami belum bisa mengambil keputusan, karena kami harus menunggu Ketua Komisi III,” ujar Fahmi.

Meski begitu, Fahmin menegaskan waktu dekat pihaknya akan menggelar pertemuan untuk menindaklanjuti pengaduaan Kapus Salimuli Galela Utara dan akan segera menemui Kapus untuk meminta keterangan.

“Kami baru mengetahui sepihak. Kami belum meminta keterangan dari pihak Kepala Puskesmas Salimuli. Oleh sebab itu, dalam waktu dekat masalah ini akan diagendakan secara internal Komisi III dan selanjutnya akan ditindaklanjuti,” tutupnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut