Mantan Kadis PUPR Sula Jadi Tersangka Korupsi

  • Bagikan
Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara Kombes Pol Afriandi (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Maluku Utara, akhirnya menetapakan mantan Kepala Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Kepulauan Sula, Moh Lutfi Kader sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pada proyek pembangunan bendungan dan irigasi tahun 2020 senilai Rp 9,8 miliar di Kabupaten Kepulauan Sula.

Pada kasus ini, Polisi juga menetapkan satu orang tersangka lain yang juga merupakan pejabat Dinas PUPR Kepulauan Sula atas nama Maskur.

“Kami sudah tetapkan dua tersangka, Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Moh Lutfi Kader dan Penjabat Pembuat Komitmen (PPK) Maskur,” kata Direktur Reskrimsus Polda Maluku Utara, Kombes Pol Afriandi kepada KabarMalut, Selasa (26/10/2021).

Afriandi menunturkan dalam pengusutan kasus ini penyidik telah melakukan pemeriksaan sebanyak 21 orang saksi dan 3 saksi ahli. Saat ini penyidik sudah mengirimkan berkas tahap satu kedua tersangka ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

“Pelimpahan berkas tahap satu proyek pembangunan bendungan dan irigasi ke JPU tersebut itu sejak tanggal 18 Oktober tahun 2021,” pungkasnya.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) subsider Pasal 3 Undang-Undang RI nomor 31 tahun 1999 yang telah diubah dengan Undang-Undang nomor 20 tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 KUHP. Dengan ancaman penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta dan paling banyak Rp 1 miliar. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut