Setahun, Vonis Perkara Penelantaran Anak di Ternate Tak Dieksekusi Jaksa

  • Bagikan
Humas PN Ternate, Kadar Noh (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Pengadilan Negeri (PN) Ternate, Maluku Utara, mengakui salah satu perkara yang telah divonsi PN Ternate sejak satu tahun silam, hingga kini terpidanya tidak dieksekusi oleh pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate.

Perkara tersebut adalah perkara penelantaran anak dengan terdakwa (terpidana) atas nama Hamka Karepesina alias Hamka. Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Ternate, tidak melakukan eksekusi terhadap terpidana sejak divonisi Rabu 21 Oktober 2020 dengan pidana penjara selama 10 bulan penjara.

Humas PN Ternate, Kadar Noh mengatakan perkara tersebut telah divonis Oktober 2020 silam, dan dalam putusan pengadilan menjatuhkan hukuman penjaran terhadap terpidana.

“Putusan saat itu 10 bulan penjara,” kata Kadar kepada wartawan di PN Ternate, Selasa (26/10/2021).

Bahkan dalam amar putusan, majelis meminta terpidana ditahan, tetapi hingga kini tidak dilakukan penahanan oleh JPU Kejari Ternate.

Kadar menambhkan, menyangkut dengan eksikusi bukan ranahnya PN Ternate lagi, tetapi ranah JPU Kejari Ternate.

“Menyangkut dengan eksikusi itu bukan ranahnya pengadilan, itu kewenagan JPU,” tegasnya.

Karena tidak dilakukan eksekusi oleh JPU, hingga kini terpidana Hamka masih berkeliaran bebas tenpa menjalani masa hukuman.

Sementara itu, Kasi Intel Kejari Ternate, Abdullah saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui perkara ini dan akan segera mengkroscek apa kendalanya.

“Mengenai itu nanti saya cek dulu di Bidang Pidana Umum, apakah sudah dilakukan eksikusi atau belum, kalau belum nanti kita tanya apa kendalamya,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut