Soal Pencairan APBD-P Tidore, Polda Maluku Utara Periksa 8 Orang Saksi

  • Bagikan
Kantor Polda Maluku Utara (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi pada pencairan anggaran APBD-P Kota Tidore Kepulauan tahun 2020 sebesar Rp 45,3 miliar, terus dilakukan Tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara. Sejumlah saksi pun telah dimintai keterangan atas persoalan ini.

Kabid Humas Polda Maluku Utara, Kombes Pol Adip Rojikan mengaku penanganan kasus ini penyidik telah melakukan penyelidikan secara intens, dimana telah melakukan pemeriksaan terhadap 8 saksi.

“Kemarin tim penyelidik Ditreskrimsus melakukan pulbaket serta mengambil keterangan di Tidore,” kata Adip ketika dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (27/10/2021).

Para saksi yang diperiksa, merupakan sejumlah pejabat terkait. Progres kasus terus berjalan sampai pada akhirnya penyidik memberikan kepastian hukum atas dugaan perkara tersebut.

Terkait dengan hasil dari penyelidikan, sampai saat ini belum bisa dipublikasikankarena penyelidikan masih berlangsung.

“Sekiranya harap bersabar, kalau sudah naikan ke sidik baru hal itu bisa kita publikasikan setelah  dilakukan gelar perkara dan diputuskan apakah perkara ini dinaikkan ke tingkat penyidikan atau belum,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut