Merasa Ditipu, Mantan Calon Wakil Wali Kota Tidore Polisikan Perusahan Tambang di Halmahera Tengah

  • Bagikan
Mantan Calon Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Djabir Taha usai melapor di Ditreskrimum Polda Maluku Utara (Yasim/KabarMalut)

TERNATE – Mantan Calon Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Djabir Taha mengungkapkan penyesalannya pada salah satu perusahan pertambangan yang beroperasi di Desa Sagea, Kabupaten Halmahera Tengah. Dia merasa ditipu oleh perusahan bernama CV Branjangan itu sehingga melaporkan ke Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku Utara.

Muhammad Djabir Taha mengatakan, perusahaan tersebut telah mengingkari perjanjian kerja sama dalam kontrak alat berat yang telah disepakati sebelumnya. Dengan begitu maka laporan ke Polisi menjadi langkah untuk penyelesaian masalah ini.

“Ini kesepakatan kontrak alat berat selama 7 bulan senilai Rp 800 juta lebih, namun yang baru direalisasi baru Rp 400 juta lebih,” kata Djabir kepada KabarMalut usai melaporkan di kantor Ditreskrimum Polda Maluku Utara, Senin (22/11/2021).

Djabir menambahkan langkah laporan ke Polisi dilakukan karena perusahan Branjangan itu tidak menyelesaikan kewajiban pembayaran sampai sekarang. Namun jika ada iktikad baik maka kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

“Ini laporan secara resmi tetapi kalau pihak perusahan ada niat baik kita akan selesaikan. Kalau tidak ada niat baik kita proses sampai ke pengadilan,” pungkasnya. (*)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut