Soal Bocoran Tes PTT, Polsek Weda Periksa Saksi Pencemaran Nama Baik

  • Bagikan

WEDA- Kepolisian Sektor Weda sudah menidaklanjuti laporan dari Junaidi Gailea, terkait kasus pencemaran nama baik  dengan bocoran soal tes PTT beberapa pekan kemarin, pihak Polsek Weda kemudian memanggil saksi-saksi untuk diperiksa.

Setelah menerima laporan unit Reskrim polsek weda telah memeriksa saksi siang tadi. Saksi yang sudah diperiksa adalah Sania Hi Bayan dan Nurfatima Ahmad dengan status sebagai terlapor sementara.

“Mereka ini juga disebut saksi karena kami penggil  untuk memintai keterangan sebagai saksi,” ungkap Kapolsek Weda AKP Kader Kie kepada KabarMalut, Selasa (27/02/2018).

Kapolsek menyebutkan, penyidik  masih penyelidikan jika nanti sudah dapat terlapor sesuai dengan usur tindak pidana pencemaran nama baik maka akan dilanjutkan dengan prses hukum berikutnya. “Dia punya unsur baru kami tetapkan pelaku, karena ini masih dalam tahap  penyelidikan pemeriksaan saksi, jadi kami belum tau siapa pelaku yang sebenarnya, dalam kasus ini kami masih dalam tahap lidik dan baru memeriksa saksi sesuai laporan terlapor Junaidi Gailea,” ujarnya.

.Dalam laporannya ke polsek weda, Junaidi Gailea yang juga Kabidiknas Dinas pendidikan Halmahera Tengah, telah dituduh dengan pembocoran soal hasil tes PTT yang dilaksanakan oleh Pemda Halteng pada beberapa hari lalu.

“Karena merasa apa yang tidak dilakukan oleh terlapor dengan tuduhan tersebut, maka terlapor membuat laporan polisi dengan pencemaran nama baik terhadap dirinya sendiri,” jelasnya.(Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut