Bangun Talud di Waisakai, CV Ifthi Anugerah Tinggalkan Hutang

  • Bagikan
Pembangunan Talud penahan ombak di Desa Waisakai

SANANA – Pekerjaan konstruksi pembangunan talud panahan ombak untuk pengamanan kawasan pemukiman di Desa Waisakai, Kecamatan Mangoli Utara Timur Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) oleh CV Ifthi Anugerah  tahun 2017, kembali menyisahkan hutang kepada warga.

Salah satu warga Desa Waisakai, Masudin Daeng mengtakan, proyek yang bersumber darai APBD Malut 2017, senilai Rp 845.250.971 hingga kini menyisahkan sejumlah masalah. Pihak kontraktor, pekerjaan tidak membayar upah tukang serta material warga.

“Masyarakat Desa Waisakai selaku pekerja, tidak dibayar upah kerjanya mereka. Begitu juga bahan-bahan material berupa batu dan pasir milik warga sebanyak 166 kubikasi yang dipakai untuk pekerjaan proyek, juga belum dibayar,” kata Masudin kepada KabarMalut, Selasa (6/3/2018).

Warga bahkan telah mengutus sejumlah perwakilan ke Ternate untuk menemui pihak kontraktor guna menagih hak mereka. Namun pihak kontraktor lepas tanggung jawab dan belum membayar kewajibannya.

“Kami sempat mengutus keterwakilan kami ke Ternate untuk mencari pemegang proyek taluk tersebut. Namun kami tidak menemukan siapa-siapa,” jelasnya.

Warga berharap pihak kontraktor segera menyelesaikan kewajibanya dalam waktu dekat. Jika tidak direspon, maka warga bersepakat bakal menyelesaikan persoalan ini melalui jalur hukum.

“Jadi kalau mereka belum juga membayar, maka kami akan melaporkan hal ini ke Polres Sula,” tutupnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut