Tol Laut di Haltim Terkendala Tender

  • Bagikan
Sekertaris Disperindagkop dan UKM Haltim, Tasmin T.H

MABA – Program pemerintah pusat terkait dengan tol laut yang sebelumnya sudah beroperasi di Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), kurang lebih selama 7 bulan pada tahun kemarin, namun hingga saat ini belum juga kembali beroperasi, sebab masih terkendala pada tender.

“Pemerintah pusat sudah selesai melakukan tender pengelolah tol laut, hanya saja sampai saat ini belum juga diumumkan siapa pemenanganya, sehingga sampai saat ini juga tol laut belum beroperasi,” Kata Sekertaris Disperindagkop dan UKM Haltim, Tasmin T.H, kepada KabarMalut, Rabu (28/3/2018).

Tasmin menjelaskan, dalam pengiriman barang melalui tol laut kali ini, ada penerapan baru dalam penggunaan tol laut oleh para pengusaha, yakni dengan menandatangani pakta integritas pengiriman barang.

“Kalau sebelumnya kita keluarkan rekomendasi pengiriman barang, tapi sekrang pakai pakta integritas pengiriman barang,  untuk para pengusaha yang tujuan angkutan masuk ke wilayah terluar, tertinggal dan terpencil, harus melalui penandatanganan pakta integritas sebagai kewajiban angkuatan barang,” ungkapnya.

Sementara itu, tambahnya, program tol laut yang masuk di Haltim sejak 2017 , tercatat sebanyak 15 pengusaha asal Haltim yang sudah rutin mengirim barang dengan memanfaatkan tol laut.

“Dan untuk rute tol laut tahun ini, yakni dari Surabaya langsung ke pelabuhan Tobelo, dan ke beberapa kabupaten termasuk Haltim, langsung balik ke Surabaya,” jelasnya. (Ong).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut