DP3A Halbar Klaim Rutin Sosialisasi Program Three Ends

  • Bagikan
Kepala DP3A Halbar Fransiska Renyaan

JAILOLO – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Halmahera Barat (Halbar), mengklaim program three ends rutin dilakukan sosialisasi kepada masyarakat di Halmahera Barat, mengenai dampak dari kekerasan yang kerap terjadi pada perempuan dan anak. Dengan begitu, masyarakat sudah mulai sadar karena tolak ukurnya berselang dua tahun terakhir ini laporan cukup banyak di dinas tersebut.

“Kita lagi fokus program layak anak dan pemberdayaan bagi perempuan, sehingga rutin melaksanakan kegiatan sosialisasi mulai dari setiap kecamatan, aparatur desa, hingga sampai ke masyarakat pada umumnya,” ungkap Kepala DP3A Halbar Fransiska Renyaan kepada KabarMalut, Senin (2/4/2018).

Fransiska menyebutkan, dari sejak tahun 2016 lalu, banyak kasus yang menimpa perempuan maupun anak. Namun, hanya terekspos 16 kasus kekerasan karena belum memahami peran DP3A, tetapi setelah sosialiasi terus dilakukan akhirnya pada tahun 2017 kemarin, kasus yang telah dipaorkan sebanyak 33 kasus. Sedangkan tahun ini (2018) berselang tiga bulan baru enam kasus telah dilaporkan ke dinasnya.

”Untuk tahun 2017 jumlah kekerasan sebanyak 33 kasus. Diantaranya, 12 kasus KDRT, 8 kasus persetubuhan anak, 4 kasus pemerkosaan anak, dan sisanya kasus pelantaraan,” terang Fransiska.

Menurutnya, bukan kasusnya yang banyak saja, tetapi tingkat kesadaran masyarakat untuk melaporkan ke DP3A atas tindaklanjut kasus hingga sampai ke penegag hukum untuk di proses untuk di proses sebagaimana mestinya. Walaupun begitu, pihaknya hanya bisa memediasi.

“Kita juga tetap jalin kerja sama dengan pihak Kepolisian dan Kejaksaan, apalagi kita hanya bisa memediasinya,” cetusnya.

Fransiska menambahkan, saat ini pihaknya masih kekurangan tenaga Advokat dan Psiokologi, sebab mengalami keterbatasan anggaran.

“Padahal itu sangat penting, karena penting untuk mendampingi untuk menfasilitasi. Walaupun demikian, diidentik seperti bekerja sosial tetap semnagat kerja saja,” pungkasnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut