Kasus Narkoba di Malut Meningkat

  • Bagikan
Polda Malut ungkap 13 kasus penyalahgunaan narkoba di bulan Maret

TERNATE – Polda Maluku Utara beserta Polres Ternate, Polres Tidore dan Polres Halmahera Barat pada Maret 2018, berhasil mengungukap 12 kasus penyalahgunaan narkoba jenis shabu dan ganja, serta berhasil meringkus 14 tersangka, hal ini menunjukan adanya peningkatan kasus narkoba di wilayah hukum Polda Malut dibandingkan bulan Maret tahun lalu.

“6 kasus ditangani oleh Polda Malut, Polres Ternate 2 kasus,  Polres Tidore 3 kasus dan Polres Halbar 1 kasus, totalnya 12 kasus, kemudian untuk perincian tersangka ada 14 orang, Polda sendiri 6 tersangka, polres Ternate  2 tersangka, Polres Tidore 5 tersangka dan Polres Halbar 1 tersangka,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Malut, AKBP Mirzal Alwi, didampingi Kabid Humas Polda Malut, AKBP Hendry Badar saat memberikan keterangan pers di ruangan Direktorat narkoba Polda Malut, Senin (2/4/2018).

Mirzal menjelaskan, untuk penangkapan ganja dari bulan ke bulan semakin meningkat, dimana pada bulan Maret ini saja, Polres Tidore berhasil mengungkap ganja sebanyak 1,2 kilo gram, kemudian untuk shabu ada 12,8 gram atau kurang lebih 13 gram.

“Tahun ini jumlah pengungkapan ganja lebih besar, perbandingan dengan tahun lalu bulan Maret 2017 dengan sekarang untuk kasus narkoba mengalami peningkatan dari tahun 2017 hanya 5 kasus dan pada tahun ini menjadi 12 kasus, jadi ada peningkatan 7 kasus atau naik 140 persen,” ungkapnya.

Menurutnya, perbandingan jumlah tersangka pada Maret tahun lalu,  dengan tahun ini juga ada peningkatan tersangka 7 orang dan dimana pada tahun ini ada 14 orang ditetapkan sebagai tersangka.

“Jadi peningkatan 7 orang tersangka, kemudian jumlah barang bukti meningkat secara signifikan, untuk ganja tahun 2017 bulan Maret itu hanya 2 gram dan shabu sebanyak 2,22 gram,” jelasnya. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut