Apdesi Minta BPMD Evaluasi Pendamping Desa dan Tenaga Ahli

  • Bagikan
Ketua Apdesi Kepsul, Rudi Duwila

SANANA – Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia  (Apdesi) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul) mendesak Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa (BPMD) Maluku Utara, segera mengevaluasi para Pendamping Desa dan Pendamping Desa Tenaga Ahli di Kepsul. Pasalnya, tidak bekerja secara maksimal seperti yang diharapkan.

Ketua Apdesi Kepsul, Rudi Duwila mengatakan, kondisi dilapangan, banyak pendamping desa dan Pendamping Tenaga Ahli yang tidak serius dalam pekerjaan pendampingan. Akibatnya, Pemrintah Desa (Pemdes) selalu terlambat dalam merealisasi program dan memasukan laporan pertanggung jawaban akibat tidak didampingi.

“Saya mendesak kepada BPMD Malut segera mengevaluasi kinerja Pendamping Tenaga Ahli baik dari Kecamatan  hingga desa,  sebab menurut hasil evaluasi kami dari APDESI, mereka tidak bekerja maksimal, hingga menyebabkan Keterlambatan Pencairan, dimana saat ini hanya dua orang PDTI yang ada di Sula,” kata Rudi kepada KabarMalut, Selasa (10/4/2018).

Apdesi berharap setelah evaluasi nanti, Satker Provinsi, BPMD dan P3MD bisa memberikan ketegasan, bahkan jika nanti ada pengrekrutan, maka di Sula harus orang Sula secara keseluruhan  hingga nanti betah  jalani tugas di Kepsul.

“Kalau perekrutan, tetapkanlah orang Sula yang bertugas di Sula, biar selalu mendampingi Pemerintah Desa. Jangan orang di luar Sula sehingga tidak betah bertugas di sini,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut