Mahasiswa Haltim di Jakarta Diusir Dari Kontrakan

  • Bagikan
Barang-barang milik mahasiswa asal Haltim di Jakrta yang telah dikeluarkan dari kontrakan

MABA – Akibat menunggak sewa kontarakan, sebanyak 85 mahasiswa asal Kabupaten Halmahera Timur (Haltim) yang saat ini menuntut ilmu di Jakarta, terpaksa harus keluar dari kontrakan yang berada di jalan Tegalan IE Jakarta Timur. Para mahasiswa diusir oleh pemilik rumah karena belum melunasi biaya kontrakan.

Ketua Umum Mahasiswa Haltim di Jakarta, Jaidi Abdul Ghani menjelaskan, jatuh tempo kontrakan pada tanggal 31 April 2018. Pemilik kontrakan kemudian memberikan  kelonggaran selama satu minggu untuk melunasi kontrakan selama setahun.

“Kami akan diusir dari kontrakan, karena jatuh tempo pada tanggal 31 April, dan diberikan kelonggaran selama 1 minggu,” kata Jaidi kepada KabarMalut, dalam rilisnya Rabu (2/5/2018).

Mahasiswa Haltim di Jakarta saat berkumpul di Sekertariat

Jika biaya sewa kontrakan belum juga dilunasi, maka dengan terpaksa mereka harus dikeluarkan dari kontrakan yang ditempati selama ini. Para mahasiswa berharap ada perhatian dari Pmerintah Daerah (Pemda) untuk menyelesaikan sewa yang tertunggak.

“Kontrak ini pertahun, jadi kami setiap tahun terancam terus, kami harus buang-buang anggaran dari Jakarta-Haltim untuk urus kontrak. Kami berharap kontrakan ini dibayar tiga tahun sekali biar kami tidak repot-repot,” harapnya.

Karena belum ada kejelasan, para mahasiswa kini sudah mulai mempacking barang-barang mereka sambil berupaya mencari solusinya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut