Asrama Mahasiswa Weda di Ternate Memprihatinkan

  • Bagikan
Asrama mahasiswa Weda Halteng di Kota Ternate

WEDA – Asrama Mahasiswa Weda Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) yang terletak di Kelurahan Gambesi, Kota Ternate, kondisi bangunannya sangat memprihatinkan. Hal ini dikeluhkan para mahasiswa yang menghuni bangunan tersebut.

Salah satu mahasiswa asal Weda, Risno Rustam menguturkan, gedung asrama dibangun sejak tahun 2008 oleh Pemerintah Daerah Halteng dengan mengunakan dana APBD tersebut, terdapat 16 kamar dan dihuni kurang lebih 40 mahasiswa-mahasiswi yang berasal dari Kecamatan Weda, Weda Timur dan Weda Utara. Sejumlah fasilitas penunjang, kini telah rusak termakan usia dan tidak bisa digunakan lagi.

“Asrama ini sudah ditempati selama 10 tahun, tapi sampai sekarang belum ada perbaikan atau renovasi. Padahal sejumlah fasilitas utama yang menjadi kebutuhan pokok sudah tidak bisa digunakan,” ungkap Risno Mahasiswa Teknik Arsitektur Unkhair Ternate kepada KabarMalut, Rabu (23/5/2018).

Menurutnya, fasilitas yang rusak dan tidak bisa digunakan yakni instalasi pipa air, WC serta sejumlah atap yang bocor sehingga musih hujan tiba menggenangi sejumlah kamar punghuni.

“Teman-teman yang mau mandi atau buang hajat saja, harus numpang di tetangga asrama, karena pipa air sudah pecah dan septic tank WC asrama juga sudah full sehinga tidak bisa digunakan,” terangnya.

Senada juga disampaikan Zulfitra Muhamad, Mahasiswa yang kini kuliah di UMMU Ternate ini mengungkapkan, Pemerintah Daerah Halteng sudah seharusnya memperhatikan bangunan asrama mahasiswa Weda dan fasilitasnya ini. Karena punghuni asrama merupakan putra-putri Weda yang kini mengenyam pendidikan di Kota Ternate.

“Kami berharap bapak Bupati Edi Langkara dan Wakil Bupati Abd Rahim Odeyani agar dapat merenovasi fasilitas yang sudah rusak. Karena asrama yang ditempati adalah aset Pemerintah Halteng untuk kemajuan pendidikan sebagaimana diharapkan bupati dan wakil bupati Halteng pendidikan spritual yang mandiri dan bermartabat sesuai dengan falsafah Fogogoru,” harapnya. (Ajo)

  • Bagikan

Respon (1)

  1. Asrama di bangun menggunakan anggaran APBD. Toh Kenapa Mahasiswa/i yang berasal dari luar Weda tidak bisa menempati Asrama itu, padahal Asrama itu merupakan Aset Milik Pemda HalTeng otomatis semua yang berasal dari Halteng memiliki hak untuk menempati itu?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut