Terus Diguyur Hujan, Ratusan Warga Pulau Taliabu Mengungsi

  • Bagikan
Pengungsi korban banjir di Kabupaten Pulau Taliabu

BOBONG – Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat melanda Desa Bobong  dan Wayo Kabupaten Pulau Taliabu selama dua hari, mengakibatkan ratusan warga mengungsi ke Gelanggang Olahraga (GOR) Bobong, karena rumah mereka terendam banjir.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pulau Taliabu, Sutomo Teapon menuturkan, banjir yang melanda Bobong  dan Wayo sejak Senin hingga Rabu dini hari menyebabkan 150 rumah terendam banjir dan satu rumah warga rusak. Sementara warga yang mengungsi tercatat sebanyak 26 Kepala Keluarga (KK) terdiri 123 Jiwa.

Namun yang telah berhasil di ungsikan di Gelanggang Olahraga (GOR) Bobong pultab hingga hari ini  baru mencakup 6 kepala keluarga (KK).

“Data pengungsi sebanyak 26 KK tapi sampai malam ini yang dievakuasi dan mengungsi ke GOR hanya 6 Kk dari 23 jiwa. 1 Buah rumah rusak, sementara warga yang lain belum mau diungsikan dan tetap bertahan sambil melihat kondisi hujan,” uangkap Sutomo kepada KabarMalut, Rabu (30/5/2018) malam.

Terpisah Kepala Dinas Sosial Pulau Taliabu, La Utu Ahmadi mengaku selain warga Bobong dan Wayo, warga Desa Kramat Kecamatan Taliabu Barat juga terpaksa diungsikan ke GOR Bobong karena luapan banjir di Desa Kramat beberapa hari lalu.

La Utu memastikan bantuan untuk korban banjir dari Kementrian Sosial melalui Dinas Sosial Provinsi Maluku Utara berupa sandang dan pangan akan segera tiba di Bobong pada Jumat 1 Juni 2018.

“Alhamdulillah, bantuan dari Dinsos Provinsi berupa sandang dan pangan tadi sudah dikirim dari Ternate, hari Jumat sudah ada di sini (Bobong),” jelas La Utu. (San/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut