Dana Cair 100 Persen, Pekerjaan Ruang Tunggu Terminal Gamalama Tak Kunjung Selesai

  • Bagikan
Proyek pembangunan ruang tunggu terminal Gamalama yang dikerjakan sejak tahun 2016 hingga kini tak kunjung selesai

TERNATE – Dua tahun sudah pekerjaan proyek ruang tunggu terminal Gamalama, Kota Ternate dikerjakan oleh kontraktor CV Tidore Alam Permai. Namun proyek senilai 275 juta yang dialokasikan pada APBD Kota Ternate tahun 2016 itu, hingga kini tak kunjung selesai pekerjaannya tanpa sebab.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Ternate, Thamrin Alwi mengaku, dana proyek telah dicairkan 100 persen kepada pihak rekanan, hanya saja proyek dikejakan tidak selesai sehingga menjadi temuan pemeriksaan Inspektorat. Proyek dikerjakan sebelum dirinya menjabat sebagai Kepala Dinas P

“Bangunan itu didangun sebelum saya jadi kepala dinas, sehingga ada temuan Inspektorat dan pihak Inspektorat meminta agar pihak rekanan memgembalikan dana sisa yang tidak dilaksanakan, jadi tinggal memunggu hasil  LHP Inspektorat baru dikembalikan,” kata Thamrin  kepada KabarMalut di ruang kerjannya, Kamis (31/5/2018).

Karena proyek tersebut melekat di Dinas Perhubungan, sebagai pimpinan Thamrin mengaku menindaklanjuti temuan Inspektorat dengan menyurat ke CV Tidore Alam Permai untuk melakukan pengembalian anggaran. Namun hingga kini belum ada respon dari pihak rekanan yang tidak menyelesaikan pekerjaan tersebut.

“Dana sisa yang menjadi temuan saya tidak tau berapa jumlahnya, tetapi saya sudah menyurat kepada manejemen CV Tidore Alam Permai agar segera mengembalikan dana sisa temuan Inspektorat tersebut, sehingga pembangunan ruang tunggu juga dilanjutkan karena masi ada tiga item pekerjaan belum dikerjakan yakni finishing berupa tempat duduk, plesteran dan pengecetan,” jelasnya.

Rekanan CV Tidore Alam Permai sendiri, telah dijatuhi sanksi berupa Blaclist untuk tidak bisa mengani pekerjaan atau tidak mendapat pekerjaan dari Pemerintah Kota Ternate. (Ut/Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut