Paska Ramdahan, Kasus Dugaan Pemotongan Tunjang kepala Sekolah P21

  • Bagikan
Polres Haltim

MABA – Kasus dugaan pemotongan Tunjangan Kepala Sekolah dan dana pengawas se-Kabupaten Halahera Timur (Haltim) oleh Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Kabupaten Haltim dipastikan P21 setelah Bulan Ramadhan ini, demikian disampakan Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Haltim AKP. Naim Ishak SH,M,Hum.

Ia mengatakan,  kasus dugaan korpsi tunjangan kepala sekolah dan dana pengawas se-Kabupaten Haltim sebesar 1 miliar pada tahun 2015  dimasa kepemimpinan H. Ubaid Yakub  itu saat ini suda pada tahapan penyidikan.

“Setelah lebaran perkara ini sudah bisa tahap 21 ke Kejaksaan,” aku Naim saat dikonfirmasi KabarMalut, Rabu (6/6/2019).

Selain kasus dugaan korupsi tunjangan kepala sekolah dan dana pengawas, Kasat Reskrim kepada Wartawan juga mengaku jika untuk kasus temuan SSPPD Fiktif  di Lingkup Sekretariat Daerah (Setda) Haltim saat ini masih dalam tahapan penyelidikan dan sudah banyak pihak yang dipanggil untuk dimintai keterangan.

Dia juga menegaskan bahwa setiap kasus yang ia tangani  akan ditindak lanjuti sesuai aturan dan SOP.  Namaun saat dtanyai jumlah pihak yang sudah dipanggil kasat Reskrim tidak memberikan keterangan. (Ong)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Hak Cipta KabarMalut