Oknum Panwaslu Haltim Diduga Rekayasa Kasus Money Politic

  • Bagikan
Salah satu Tokoh Pemuda Maba Tengah, M Rifai Latif

MABA – Devisi Hukum Panwaslu Halmahera Timur (Haltim), Basri Suaib mengaku pihaknya menemukan  dugaan terjadinya money politic yang dilakukan salah satu tim pemenang pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Malut, di Desa Dorolamo, Maba Tengah. Namun pengakuan Basri ini dinilai sebagai bentuk pembohongan publik.

Salah satu Tokoh Pemuda Maba Tengah, M Rifai Latif mengatakan Divisi Hukum Panwaslu melakukan pembohongan publik, yang terjadi sebenarnya Basri sendiri memberikan uang ke warga kemudian mendokumentasikan dan menjadikan dasar sebagai kasus money politic.

“Pak Basri sudah melakukan pembohongan publik, karena dia (Basri) yang memberikan uang kepada warga, setelah itu difoto baru dibilang temuan dugaan money politic,” kata M Rifai kepada KabarMalut, Minggu (8/7/2018).

Menurutnya, hasil pantau di lapangan saat pencobloson, semua berjalan aman dan lancar serta tidak ada permsalahan apapun. Yang terjadi hanyalah Anggota Panwaslu Haltim, Basri Suaib mencoba menciptakan suatu permasalahan kemudian direkayasa menjadi temuan.

“Jadi apa yang dikatakan oleh Devisi Hukum terkait dugaan money politic itu tidak benar, karena pak Basri sendiri yang melakukan itu, baru dibilang ditemukan money poltic,” kesalnya.

M Rifai mengaku, tim Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) sempat turun ke Desa Dorolamo untuk menindak lanjuti dugaan itu. Hanya saja pihak Gakkumdu mendapat informasi warga kasus ini sengaja dilakukan salah satu Komunisioner Panwaslu maka Gakkumdu tidak lagi memprosesnya.

“Saat Gakkumdu turun di lokasi  dan warga beritahu kalau itu sengaja dilakukan pak Basari, sehingga dari Gakkumdu tidak lagi menindaklanjuti permasalahan tersebut,” ujarnya.

Dugaan kasus money politik yang dilakukan oknum Panwaslu Haltim bisa dibuktikan, dengan sejumlah rekaman pengakuan warga penerima uang dari oknum Panwaslu.

“Saya punya bukti-bukti semua, baik itu foto maupun rekaman pengakuan dari warga yang menerima uang dari pak Basri,” pungkasnya. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut