DPRD Gunakan Hak Interplasi, Paripurna Berlangsung Tertutup

  • Bagikan
Ketua DPRD Kepsul, Ismail Kharie

SANANA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Sula (Kepsul)  menggunakan hak interplasi atas Bupati Kepsul Hendrata Thes. Paripurna interplasi atas kinerja Bupati itu diselenggarakan secara tertutup di ruang sidang DPRD Kepsul Rabu (1/8/2018).

Sidang Paripurna tidak diperbolehkan untuk turut dihadiri siapapun termasuk wartawan kecuali anggota DPRD bahkan sound sistem juga dimatikan hingga Paripurna berjalan tanpa pengeras suara.

“Kami sengaja menggelar Paripurna yang tertutup untuk berikhtiar jangan sampai masyarakat akan berkesimpulan yang tidak-tidak sebelum DPRD menyampaikannya lebih dulu,” kata Ketua DPRD Kepsul, Ismail Kharie usai paripurna Interpelasi.

Dalam Paripurna, Bupati Kepsul langsung menjawab pertanyaan yang disodorkan Tim Pansus Interplasi beberapa hari sebelumnya.

“Kami menyampaikan 11 pertanyaan yang telah kami sodorkan pada bupati beberapa waktu lalu, dan semua pertanyaan dijawab dengan baik oleh saudara bupati,” terang Ismail.

Saat ditanya mengenai tanggapan bupati Kepsul, politisi Partai Golkar ini enggan memberitahukan bentuk tanggapan yang disampaikan bupati dalam Paripurna, bahkan dirinya tidak mau berkesimpulan sebelum duduk bersama dengan seluruh DPRD untuk membahas tanggapan bupati.

“Saya tidak bisa berkesimpulan sendiri, karena ini akan kami bahas dulu  bersama seluruh anggota DPRD yang ada. Setelah mendapat kesimpulan kami akan menyampaikan secara tertulis kepada bupati,” tutup Ismail. (Ajo)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

NEWSTICKER
error: Hak Cipta KabarMalut